Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 15 Jun 2017 - 10:52:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Fahri Bilang KPK Seperti Partainya ICW

77Fahri_Hamzah.jpg
Fahri Hamzah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah seperti partainya Indonesia Corruption Watch (ICW).

Jadi tidak heran, kata Fahri, juru bicara KPK Febri Diansyah, yang sebelumnya merupakan aktivis ICW, belakangan ini sudah seperti politisi karena berani menyebut tokoh reformasi Amien Rais dalam perkara dugaan korupsi alat kesehatan Rp 600 juta.

Padahal, lanjut dia, sebelumnya Amien Rais sendiri belum pernah dijadikan sebagai saksi, namun namanya disebut dalam dakwaan Jaksa KPK.

"Banyak masalah di dalam tubuh KPK. Febri kan dulu anak ICW, dan bisa dibilang KPK ini partai ICW, karena ini jelas kan itu LSM ini masuk jadi karir ke dalam (KPK), ini kaya Partai. Ada juga yang jadi staf presiden (Johan Budi)," kata Fahri saat dihubungi di Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Oleh karenanya, Fahri meminta KPK tidak usah panik bilang dipanggil Pansus Angket KPK. Sebab, dalam rapat tersebut bakal mengetahui siapa yang bohong dan siapa yang benar dalam menjalankan tupoksinya.

"Siapa bohong siapa yang benar. Biar ketahuan, karena ini satu-satunya tempat kita bisa nonton diri kita sendiri. Karena di KPK itu sistem pelanggarannya sudah masif, ada semua kasus," terangnya.

Sebelumnya diberitakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyatakan KPK tidak "alergi" untuk diawasi menyikap pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket di DPR RI saat ini.

"KPK itu tidak alergi untuk diawasi termasuk teman-teman wartawan mengawasi setiap saat," kata Syarif di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Menurut dia, KPK selalu diaudit secara periodik oleh BPK kemudian dari segi penanganan kasus, tersangka bisa melalui proses praperadilan jika tidak setuju dan bisa juga dengan banding bahkan bisa sampai pada tingkat kasasi.

"DPR setiap tahun itu dua sampai tiga kali kami dipanggil untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP), semuanya kami ungkapkan di sana. Bahkan mereka tanyakan kasus yang spesifik," tuturnya.(yn)

tag: #fahri-hamzah  #icw  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

Oleh windarto
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...
Berita

Guru Besar UNS: Indonesia Sudah Siap Masuk Tahun Ajaran Baru

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Guru Besar Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Joko Nurkamto menilai Indonesia sudah bisa memulai pendidikan tahun ajaran baru 2020/2021 dalam situasi pandemi ...