Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 27 Jun 2017 - 16:33:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Setelah Bertemu Jokowi, Ada Pihak yang Ingin Pecah Belah GNPF-MUI

67jokowibertemugnpfmui.jpg
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6/2017) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pengurus GNPF MUI Muhammad Lutfi Hakim mengatakan, ada pihak yang ingin memecah belah pihaknya, pascapertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.

Caranya, lanjut dia, dimunculkan rumor bahwa ormas Islam yang tergabung dalam GNPF MUI telah menerima sejumlah uang dari Presiden Joko Widodo.

"GNPF masih kompak dan solid terutama Habib Rizieq. Kami melihat ada upaya pecah belah kami, tapi itu tidak terjadi," kata Bachtiar di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (27/6/2016).

Sebelumnya, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Ustadz Bachtiar Nasir membantah bahwa ada Ormas yang menerima uang dari Presiden Joko Widodo.

Hal itu dikatakannya menyusul pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Minggu (25/6/2017).

"Tidak ada ormas menerima, Wahdah (Islamiyah) tidak, MIUMI (Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia) tidak, FPI tidak, sama sekali tidak ada," kata Bachtiar dalam konferensi pers di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (27/6/2017). (plt)

tag: #gnpfmui  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement