Berita
Oleh M Anwar pada hari Senin, 07 Agu 2017 - 19:57:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Polri Pelajari Hak Imunitas Viktor Laiskodat

697fbe9d76ab4aba0fc4b79a1c544d6e4d_1.jpg
Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat (Sumber foto : Dok Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri telah menerima empat laporan terkait dugaan ujaran kebencian yang dilakukan oleh politikus Nasdem Viktor Laiskodat. Polri pun akan mempelajari hak imunitas yang dimiliki Viktor, lantaran yang bersangkutan merupakan anggota DPR RI.

"Iya kita pelajari (hak imunitas)," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/8).

Setyo memaparkan penyidik telah menerima laporan dari beberapa partai. Penyidik akan mempelajari keduanya baik laporan maupun hak imunitas tersebut. Sebagai anggota DPR kata Setyo memang memiliki hak-hak khusus yang tidak bisa disamakan dengan masyarakat biasa. Oleh karena itu penting bagi penyidik untuk mempelajari hak imunitas serta mengkaji dugaan adanya tindak pidana yang dilakukan Victor dalam pidatonya.

"Makanya harus kita lihat juga faktor-faktor itu, dinyatakan dalam hal apa dan dalam konteks apa, karena anggota dewan punya hak-hak khusus, engga bisa kita samakan," jelasnya.

Termasuk lanjut Setyo penyidik mengkaji pada saat kunjungan dan pidato yang dilakukan Victor. Apakah memang sebagai anggota dewan atau hanya sebagai tokoh masyarakat. "Jadi nanti proses kita lihat bagaimana perkembangannya," katanya.

Untuk diketahui pada Senin (7/8) Bareskrim Polri kembali menerima pengaduan dari Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahterah (PKS). Kedua laporan tersebut diterima dengan nomorLP/781/VIII/2017/Bareskrim tanggal 7 Agustus 2017 milik Demokrat dan LP/779/VIII/2017 milik PKS. (aim)

tag: #hate-speech  #partai-nasdem  #polri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politisi NasDem Ahmad Sahroni Sesalkan Penundaan Pengesahan RUU PKS

Oleh windarto
pada hari Minggu, 05 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyesalkan Rancangan Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) dikeluarkan dari Program Legislasi Nasional ...
Berita

Pengamat Ini Sebut Indonesia Tak Pernah Sungguh-sungguh Reformasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Direktur Eksekutif Government and Political Studies (GPS), Gde Siriana Yusuf, menilai reformasi yang dibangun pasca jatuhnya rezim Soeharto hingga kini tak pernah ...