Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Pengamat: OTT Receh, Tameng Ketidakmampuan KPK Usut Kasus Besar
Oleh Mandra Pradipta - ( Rabu, 13 Sep 2017 - 15:09:15 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

8Gedungkpkbaru.jpg
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Sumber foto : Istimewa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pakar hukum tata negara dari Universitas Parahyangan, Bandung, Asep Warlan Yusuf meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menjadikan operasi tangkap tangan (OTT) sebagai tameng, karena tidak mampu mengungkap kasus mega korupsi e-KTP.

Dia pun mengharapkan lembaga antirasuah tersebut jangan terlalu bangga dengan keberhasilan operasi tangkap tangan (OTT). Menurutnya, KPK dianggap berhasil bila mampu mengungkap kasus besar yang masih hangat, yakni e-KTP yang diduga melibatkan Ketua DPR Setya Novanto.

"OTT jangan dijadikan tameng atas ketidakmampuan mengungkap kasus besar. Ini yang masih hangat aja coba ungkap e-KTP. Kalo itu bisa diungkap, itu sebuah prestasi besar," kata Asep kepada TeropongSenayan di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Oleh karenanya, Asep menilai sangat wajar bila Komisi III DPR mempertanyakan kinerja KPK yang hanya berhasil melakukan OTT kasus recehan. Mengingat, banyak kasus besar seperti Century, BLBI, dan RS Sumber Waras mangkrak alias tidak ada kejelasan.

"Saya kira wajar-wajar aja bila Komisi III bilang kok hanya bisa OTT receh. Maka itu, KPK sudah saatnya jangan menonjolkan OTT, tapi bagaimana menuntaskan sebuah kasus besar," tandasnya. (icl)


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
tag: #kpk  

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

59mabes.jpg
4JmSaf5bny7mJ7OteE69Sk04nzUIIzqlK-poster.jpg
21agus-hermanto.jpg
57juru-bicara-kpk-febri-diansyah_20170830_111654.jpg
5259c0c0573487b-lelang-mobil-sitaan-kpk_663_382.jpg
35Densus-Anti-Korupsi.jpg