Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 30 Sep 2017 - 17:05:32 WIB
Bagikan Berita ini :

KY Akan Telusuri Dugaan Pelanggaran Hakim Praperadilan Setya Novanto

2KY.jpg
Komisi Yudisial (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi Yudisial (KY) akan telusuri dugaan kode etik Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar dalam menangani gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto. Seluruh proses sidang gugatan praperadilan Ketua DPR Setya Novanto itu sudah dipantau oleh KY.

Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari mengatakan bahwa mulai Senin 2 Oktober 2017 pekan depan, pihaknya mengkaji lebih dalam hasil pantauannya itu.

"Kita pun mencoba mencari dimensi pelanggaran kode etiknya," kata Aidul di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/9/2017).

Namun, dia enggan membeberkan hasil pantauan KY terhadap seluruh proses sidang praperadilan Setya Novanto.

"Selama pemantauan kan kita tidak boleh melakukan tindakan untuk menanggapi proses peradilan, baru kemarin Jumat (putusannya), mungkin mulai Senin besok baru kita kaji lebih dalam," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, umumnya proses kajian itu memakan waktu paling lama 60 hari. Namun, jika dipercepat bisa hanya dua minggu.

"Kita sudah mengumpulkan saksi dan bukti, nanti kita konfrontir satu sama lain, kalau memang ditemukan dugaan pelanggaran, kita akan memeriksa Pak Cepi sendiri," paparnya.

Adapun sanksinya, dia belum bisa memprediksi. Akan tetapi, jika menyangkut profesionalisme, sanksinya berupa non palu atau tingkat sedang.

"Sanksi terberat pemberhentian. Tapi pemberhentian biasanya kalau memang ada suap, atau narkoba, perselingkuhan‎," tandasnya. (icl)

tag: #komisi-yudisial  #kpk  #setya-novanto  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

PM Malaysia Bantah Isu Berobat ke Singapura

Oleh Aries Kelana
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – baru-baru ini sejumlah gosip berhembus yang mengatakan bahwa Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin tengah menjalani pengobatan di Singapura. Di negeri Singa ...
Berita

Anggota DPR Ini Sebut Ada Empat Poin Kemudahan Bagi UMKM di RUU Cipta Kerja, Apa Saja?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI Mukhtarudin mengungkapkan, Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja akan memberi kemudahan dan perlindungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah ...