Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
DPR Ingatkan Pemerintah Soal Kecilnya Penerimaan Negara dan Daya Beli Rakyat Lemah
Oleh Ferdiansyah - ( Rabu, 11 Okt 2017 - 22:37:42 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

28ecky.jpg
Ecky Awal Mucharam
Sumber foto : Istimewa

TSPol

Apakah yang Anda harapkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang baru dilantik?
Melanjutkan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya (termasuk reklamasi teluk Jakarta)
Menjalankan program 100 hari pertama sebagai Gubernur-Wakil Gubernur
Menjalankan komunikasi dan interaksi intetsif dengan warga ibukota

Lihat Hasil Poling

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ecky Awal Mucharam, mengingatkan, walau saat ini fokus pemerintah pada membangun infrastruktur di berbagai daerah namun juga perlu memperhatikan kemampuan penerimaan negara.

"Mesti diperhatikan kemampuan negara dalam pembiayaan infrastruktur dari sisi penerimaan APBN," kata dia, di Jakarta, Rabu (11/10/2017)

Hal itu, ujar dia, karena selama beberapa tahun terakhir, jumlah penerimaan negara selalu meleset dari target karena target penerimaan pajak tidak tercapai.

Untuk itu, ia mengingatkan agar berbagai proyek pembangunan infrastruktur sedari awal sudah benar-benar matang baik dari aspek perencanaan maupun mitigasnya.

"Keinginan pemerintah untuk membangun infrastruktur harus dieksekusi secara matang. Sebab sebagian proyek juga dilakukan dengan utang dari swasta, baik melalui kerja sama pemerintah swasta maupun pinjaman BUMN," paparnya.

Dia juga mengingatkan hal terpenting, proyek infrastruktur juga sangat bergantung kepada kondisi makro di bidang ekonomi, di antaranya, realisasi pertumbuhan ekonomi.

Tantangan yang ada, menurut dia, hasil proyek infrastruktur tidak akan langsung berdampak secara langsung kepada pemanfaatan ekonomi secara optimal; sementara pada saat ini, daya beli, dan permintaan konsumsi warga cenderung melemah.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa menjadi tugas pemerintah untuk bisa menyeimbangkan beragam hal tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Herman Khaeron, mengingatkan fokus pemerintah terhadap infrastruktur juga harus diimbangi dengan beragam program yang mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat di Tanah Air.

"Pembangunan infrastruktur penting, tetapi membangun kebutuhan dasar rakyat itu jauh lebih penting," kata Khaeron.

Menurut dia, hal itu penting agar rakyat bisa mampu untuk memenuhi tiga kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat, yaitu sandang, pangan, dan papan.

Politisi Partai Demokrat itu berpendapat pembangunan infrastruktur juga harus dibangun menjadi basis konektivitas dari daerah produksi yang menopang kinerja ekspor.

"Ketika seluruh instrumen itu menjadi kontra produktif, maka yang akan terjadi adalah pertumbuhan yang akan terhambat, daya beli masyarakat akan turun, dan pada saat itulah masyarakat tidak akan mampu bertahan dalam kehidupannya," katanya.

Untuk itu, ujar dia, pemerintah perlu memfokuskan perhatian kepada rakyat yang sebagian besar adalah kelas menengah bawah. (Ant/icl)

 


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

35taufik-takur.jpg
78Jokowi-Din-Syamsuddin.jpg
80sumarsono.jpg
7Fadholi-MPR.jpg
62474-wakil_ketua_fraksi_partai_gerindra_dprd_dki_jakarta_prabowo_soenirman_dokjakrev-718x452.jpg
32459052_620.jpg