Lobi TSBerita TSZoom TSRagam TSKita TSNongkrong TSJakarta TSMitra TSGrafis TSTV
Kompak, Agung Laksono Dukung Novanto Copot Yorrys
Oleh M Anwar - ( Kamis, 12 Okt 2017 - 15:32:24 WIB ) di Rubrik TSBerita

Bagikan Berita ini :

70Agung-Laksono-Setya-Novanto.jpg
Agung Laksono (kanan) dan Setya Novanto
Sumber foto : Istimewa

TSPol

Apakah yang Anda harapkan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang baru dilantik?
Melanjutkan program Gubernur-Wakil Gubernur sebelumnya (termasuk reklamasi teluk Jakarta)
Menjalankan program 100 hari pertama sebagai Gubernur-Wakil Gubernur
Menjalankan komunikasi dan interaksi intetsif dengan warga ibukota

Lihat Hasil Poling

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Langkah Setya Novanto mencopot Yorrys Raweyai sebagai Koordinator Bidang Politik dan Hukum DPP Partai Golkar mendapat dukungan Agung Laksono.

Menurut Agung yang juga Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, langkah itu dilakukan demi menjaga kekompakan dan soliditas partai.

"Karena masyarakat Indonesia tidak ingin melihat sebuah lembaga apalagi lembaga politik ada gonjang ganjing didalamnya. Saya kira kurang baik, perlu ada kekompakan. Kekompakan ini harus dijaga terutama dari elit-elitnya sendiri," katanya, Agung, Kamis (12/10).

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menyebut revitalisasi kepengurusan Partai Golkar resmi berlaku setelah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menyampaikan kepengurusan hasil revitalisasi tersebut di Rapat Pleno DPP Partai Golkar pada Rabu (11/10).

Idrus mengungkap hasil revitalisasi kepengurusan menghasilkan penambahan jumlah pengurus pusat dari 279 menjadi 301 orang.

"Banyak pergeseran-pergeseran dan penambahan dari 279 pengurus menjadi 301 orang anggota rapat pleno DPP Golkar hasil revitalisasi," ujar Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.

Dari revitalisasi tersebut setidaknya ada dua nama jenderal bintang tiga yang masuk kepengurusan DPP Partai Golkar. Mereka yakni, Letjen Purn TNI Eko Wiratmoko menjadi Korbid Polhukam dan Komisaris Jenderal Purn Pol. Anang Iskandar sebagai Ketua Badan Litbang Partai Golkar.

Idrus beralasan, revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan soliditas dan kebersamaan Partai Golkar. Apalagi menjelang tahun politik yakni Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

"Kepengurusan ini perlu efektivitas, perlu soliditas, perlu kebersamaan dan soliditas dalam rangka menjamin akselerasi kerja kita, akselarsi kerja DPP golkar untuk capai target-target politik menghadapi Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019," pungkasnya.(yn)


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com

Bagikan Berita ini :



Tanggapan Anda atas berita ini?

BeritaLainnya

35taufik-takur.jpg
78Jokowi-Din-Syamsuddin.jpg
80sumarsono.jpg
7Fadholi-MPR.jpg
62474-wakil_ketua_fraksi_partai_gerindra_dprd_dki_jakarta_prabowo_soenirman_dokjakrev-718x452.jpg
32459052_620.jpg