Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 31 Okt 2017 - 11:04:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Tim Advokasi Jokowi-JK Dukung Langkah Anies Tolak Reklamasi

69anies-baswedan-gubernur.jpg
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Tim advokasi Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla mendukung penuh langkah Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno yang menolak reklamasi di Teluk Jakarta.

Ketua Tim Advokasi Jokowi-JK, Syamsuddin Radjab mengatakan, penolakan Anies-Sandi terhadap reklamasi teluk Jakarta wajar karena keduanya berpegang teguh pada UU khusus Ibu Kota Nomor 29 Tahun 2007 tentang pengaturan tata ruang pemerintahan DKI sebagai Ibu Kota Negara.

"Karena itu semua persoalan penataan tata ruang di wilayah Ibu kota Negara, dan itu kewenangan kepala daerah (Gubernur) sepenuhnya," ujar Syamsuddin melalui siaran persnya, Senin (30/10/2017).

Menurut Syamsuddin, pembangunan 17 pulau reklamasi Teluk Jakarta merupakan bentuk penunggangan oleh para pengusaha yang berkomplot dengan penguasa. Sebab, konsep awal reklamasi Teluk Jakarta berawal dari konsep pembangunan tanggul Teluk Jakarta.

Dijelaskannya, konsep pembangunan tanggul Teluk Jakarta tersebut merupakan pencegahan abrasi.

"Tetapi kemudian ditunggangi oleh para pengusaha dan oknum pejabat pemerintah yang rakus untuk membuat pulau reklamasi dalam rangka kepentingan bisnis yang selama ini dijastifikasi untuk pencegahan abrasi Jakarta. Padahal, esensinya adalah menunggunagi pembuatan tanggul untuk membangun perumahan mewah," bebernya.

Karenanya, Syamsuddin memandang, ada penunggangan dan penyimpangan yang nyata dalam reklamasi Teluk Jakarta.

Dia menambahkan, bahwa konsep awal reformasi mulai zaman orde lama, orde baru dan reformasi adalah konsep pembangunan tanggul alias bukan pulau.

"Sekarang malah aspek bisnis yang dominan. Anehnya rencana pulau buatan dengan dalih reklamasi itu sudah dipasarkan di luar negeri khususnya Tiongkok," ungkapnya.

Lebih lanjut, Direktur eksekutif Jenggala Center ini juga memberikan apresiasi kepada KPK yang tengah melakukan penyilidikan tindak pidana dalam kasus reklamasi pantai teluk Jakarta tersebut.

Diharapkannya, polisi menghukum seberat-beratnya korporasi-korporasi yang diduga terlibat dalam tindak pidana kejahatan hukum reklamasi tersebut.

"Beberapa perusahaan yang terlibat dalam skandal reklamasi itu dapat diduga perusahaan fiktif dengan berbagai alasan. Diantaranya ada pengembang dengan nama perusahaan tertentu tapi setelah dicek alamatnya justru alamat fiktif," katanya.

Selain itu, Syamsuddin mengatakan, bahwa hasil kajian reklamasi yang diklaim oleh pejabat pemerintah ternyata dibantah oleh civitas akademika atau alumni perguruan tinggi (ITB).

Reklamasi teluk Jakarta yang disebutkan perlu pembangunan tanggul untuk mengatasi penurunan permukaan tanah Jakarta hingga 11-12 meter per tahun yang dapat menyebabkan banjir, menurut Syamsuddin, hal itu benar adanya.

"Tapi, pembuatan pulau dengan dalih reklamasi merupakan akal bulus dan kongkalikong antara pengusaha dan pejabat elit pemerintah. KPK harus menindak skandal ini yang diduga didalangi oleh pejabat dan pengusaha kelas kakap itu," pungkasnya.(yn)

tag: #aniessandi  #jokowijk  #reklamasi  #reklamasi-pantai-utara-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini

Oleh Tommy
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memprediksi,  hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang akan ...
Jakarta

Nikmati THR Full, PSI ke TGUPP DKI: Mereka Bekerja Tidak Bersentuhan Langsung ke Masyarakat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyayangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak memangkas tunjangan hari raya Tim Gubernur Untuk ...