Pimpinan MPR/DPR/DPD Beri Penghormatan Terakhir kepada AM Fatwa
Oleh Bara Ilyasa pada hari Kamis, 14 Des 2017 - 13:11:55 WIB

Bagikan Berita ini :

48Penghormatan-Jenazah-AMFatwa.jpg
Sumber foto : Bara Ilyasa
Penghormatan terakhir kepada AM Fatwa di Kompleks Gedung DPR, Jakarta, Kamis (14/12/2017) sebelum dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Jenazah senator asal DKI AM Fatwa mendapatkan penghormatan terakhir di Kompleks Parlemen, sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Keranda jenazah AM Fatwa terlihat di angkat oleh beberapa pimpinan lembaga negara yakni Ketua MPR RI Zulkfli Hasan, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang serta beberapa anggota DPR RI dan DPD RI.

Ketua DPD RI Oesman Sapta mengatakan dalam prosesi penghormatan itu, mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya sosok yang menjadi panutan oleh semua generasi.

"Kepergian beliau sangat menhejutkan kita semua di DPD RI," kata Oesman Sapta di komplek parlemen, Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Menurut Oesman Sapta, AM Fatwa memiliki integeritas yang tinggi serta tanggung jawab atas seluruh pekerjaannya.

"Almarhum tetap menunjukan tangungjawab sebagai seorang senator, seorang tokoh pejuang demokrasi, pejuang aspirasi daerah," ucapnya.

Setelah melakukan penghormatan terakhir, jenazah AM Fatwa disholatkan oleh peserta yang hadir.

Dalam penghormatan itu dihadiri oleh Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan sejumlah anggota dewan mengikuti upacara serah terima jenazah pada sekitar pukul 10.30 WIB.(yn)

tag: #dpd  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING