Berita

Impor Beras

Pengamat: Kartu Mati dan Gerus Elektabilitas Jokowi

Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 22 Jan 2018 - 14:29:58 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

25jokowi.jpg

Joko Widodo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, langkah pemerintah mengizinkan impor beras sedikit banyak akan menggerus elektabilitas presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pilpres 2019 nanti.

"Kebijakan membuka kran impor beras tidak sejalan dengan nawa cita presiden Jokowi soal kemandirian bangsa," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/1/2018).

Tak hanya itu, menurutnya, saat masa kampanye pilpres nanti sudah dimulai, kebijakan impor beras ini akan dimainkan dan digoreng lawan politik Jokowi yang juga akan maju di 2019.

"Kebijakan membuka kran impor beras jelas blunder dan bunuh diri. Nanti bakal dimainkan dan digoreng lawan politik untuk menyerang presiden pada pilpres 2019 dan ini menjadi bola panas dan kartu mati bagi presiden Jokowi," kata Pangi.

Terkait dengan adanya, perintah wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam kebijakan impor beras ini. Pangi beranggapan bahwa JK memang sudah tidak sehaluan dengan Jokowi.

"Memang Pak JK sudah tidak sehaluan dengan presiden Jokowi. Jadi bukan tidak mungkin ada kebijakan yang tak populis, yang disetting oleh kelompok elite politik atau orang-orang secara tak langsung merugikan dan menggerus elektabilitas presiden Jokowi itu sendiri," pungkas Pangi. (icl)

tag: #harga-pangan  #impor-beras  #impor-pangan  #jokowi  

Bagikan Berita ini :