Berita

Prima: Sadis, Gelombang Impor Siap Gulung Rakyat Kecil

Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 25 Jan 2018 - 16:43:46 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

83garam.jpg

Ilustrasi demo tolak garam impor (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni mengungkapkan, Pemerintah akan mengimpor 3 komoditas sekaligus. Yakni beras, garam dan daging kerbau. Tak tanggung-tanggung beras yang diimpor sebanyak 500 ribu ton, garam 3,7 juta ton dan daging kerbau 100 ribu ton.

"Sadis, karena 3 komoditas tersebut adalah sumber penghasilan rakyat kecil. Membanjirnya komoditas impor sudah dipastikan akan menjatuhkan produk rakyat. Akibatnya, para petani, petambak garam dan peternak akan gigit jari karena produknya akan dihargai lebih murah," tandas dia kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/01/2018).

Ditegaskannya kembali, Kebijakan impor sangat bertentangan dengan semangat berdikari ekonomi yang selalu didengung-dengungkan.

"Impor membuktikkan pemerintah gagal membina rakyat untuk meningkatkan produksinya. Tampaknya lebih mudah membuka kran impor daripada bersusah-payah menaikkan produksi dalam negeri," sindirnya.

Namun, kata dia, yang perlu diperhatikan adalah nasib rakyat kecil. Sudah banyak modal yang dikeluarkan untuk membuka usahanya.

"Rakyat berharap saat panen akan mendapatkan hasil yang melimpah dan harga yang bagus. Namun impian indah rakyat tersebut akan sirna tergulung oleh gelombang impor," lirihnya. (icl)

tag: #harga-pangan  #impor-beras  #impor-pangan  

Bagikan Berita ini :