TSSumbar
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 28 Jan 2018 - 16:24:55 WIB
Bagikan Berita ini :

Pesisir Selatan Undang Investor Serius Kelola Kawasan Mandeh

67kawasan-wisata-mandeh-salah-satu-destinasi-indah-di-pesisir-_170507145731-677.jpg
Kawasan wisata Mandeh, salah satu destinasi indah di Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumber foto : Istimewa )

PAINAN (TEROPONGSENAYAN)--Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh terbuka seluas-luasnya kepada investor baik dalam maupun luar negeri. Hanya saja

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, butuh investor serius bukan yang iseng.

"Untuk mengembangkan Kawasan Mandeh, kami membutuhkan investor yang serius, bukan yang iseng-iseng," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Pesisir Selatan Suardi di Painan, Minggu (28/1/2018).

Hal tersebut dikatakannya menanggapi beberapa investor yang mengungkapkan kesanggupannya mengelola Kawasan Mandeh, tetapi tidak berlanjut. Menurut Suardi, pelbagai kemudahan akan ditawarkan kepada investor yang serius di antaranya kemudahan pengurusan izin, pengurusan izin bisa dilakukan secara online dan izin yang diterbitkan gratis kecuali izin mendirikan bangunan (IMB).

Hal tersebut ditawarkan, ujarnya, agar investor tidak merasa terbebani dengan berbagai seluk beluk pelayanan. "Dengan adanya investor yang mengelola Kawasan Mandeh tentu saja pengembangan kepariwisataannya akan lebih terarah dan pastinya akan berdampak kepada perekonomian masyarakat sekitar," ujarnya.

Ia menambahkan beberapa pulau di Kawasan Mandeh yang bisa dikelola di antaranya Pulau Bintagor dengan luas 37 hektare, Pulau Pagang 32 hektare, Pulau Ular satu hektare, dan Pulau Marak 256 hektare. Selanjutnya, Pulau Cubadak 705 hektare, Pulau Taraju tiga hektare, Pulau Setan satu hektare, Pulau Sironjong Kaciak tiga hektare dan Pulau Sironjong Gadang 25 hektare.

Ia mengatakan di lokasi, investor bisa mengembangkan berbagai wahana pariwisata, penginapan, dermaga bahkan juga bisa membuat restoran terapung. Sementara Bukit Ameh memiliki luas 1.340 hektare dan sekitar 400 hektare saat ini dalam tahap pembebasan lahan. Di lokasi investor bisa membangun hotel berkelas internasional, lapangan golf, restoran, dan lainnya.(dia/rep)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
TSSumbar Lainnya
TSSumbar

Musda DPD Golkar Sijunjung Ricuh, DPP Diminta Turun Gunung

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 17 Apr 2018
SUMATERA BARAT (TEROPONGSENAYAN) --DPP Golkar diminta turun gunung menengahi konflik yang menimpa partai Golkar di Sumatera Barat (Sumbar). Hal ini menyusul kericuhan yang terjadi saat digelarnya ...
TSSumbar

Kecewa Semen Padang Dikerdilkan, Tokoh Minang Surati Presiden Jokowi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Andre Rosiade, Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang memilih membuat surat terbuka kepada Presiden Jokowi. Ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaannya lantaran Semen Padang ...