Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 05 Feb 2018 - 17:07:32 WIB
Bagikan Berita ini :

BPOM Ungkap Penyebar Kandungan Babi di Viostin DS dan Enzyplex

72babilagi.jpg
Suplemen Viostin DS dan Enzyplex diketahui mengandung Babi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan, informasi tentang suplemen makanan mengandung DNA babi menjadi perhatian masyarakat setelah salah satu pegawai di lembaga itu menyebarluaskannya.

"Informasi yang keluar itu sedang dalam proses untuk diinformasikan secara resmi kepada masyarakat. Memang bukan informasi yang rahasia," kata Penny dalam jumpa pers di Kantor BPOM, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Penny mengatakan, Viostin DS dan Enzyplex Tablet yang terbukti mengandung DNA babi ditemukan oleh petugas BPOM dan sudah mulai ditarik dari pasaran sejak November 2017. Bukti dan instruksi penarikan dari pasaran kepada produsen ditemukan setelah petugas BPOM melakukan pengawasan pascapemasaran atau "post-market". Setelah temuan tersebut, BPOM sudah mencabut izin edar kedua produk tersebut.

"Penarikan produk itu merupakan tindak lanjut dari pengawasan kami. Kami akan kembangkan untuk memeriksa izin edar produk lainnya," tuturnya.

Menurut Penny, BPOM memberikan waktu kepada produsen untuk menarik dari pasaran dan mengganti bahan baku produk tersebut sebelum dipasarkan kembali.

"Kalau sanksi terhadap pangan bisa dengan tidak memberikan izin edar kembali. Mungkin juga bisa dilakukan untuk obat," katanya.

Sebelumnya, BPOM menyatakan, suplemen makanan Viostin DS produksi PT Pharos Indonesia dan Enzyplex tablet produksi PT Medifarma Laboratories terbukti positif mengandung DNA babi. Yang mengandung DNA babi adalah produk dengan nomor izin edar NIE POM SD.051523771 dengan nomor bets BN C6K994H untuk Viostin DS dan NIE DBL7214704016A1 nomor bets 16185101 untuk Enzyplex tablet. (Ant/icl)

tag: #babi  #bpom  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...