PDIP Polisikan Pengirim Video 'PDIP & PKI Siap Membantai Umat Islam'
Oleh M Anwar pada hari Senin, 12 Feb 2018 - 12:15:00 WIB

Bagikan Berita ini :

98penetapan-cagub-pdip-tirto-lalu.jpg
Sumber foto : dok istimewa
PDIP.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- DPC PDI Perjuangan Banjarnegara melaporkan salah seorang anggota di grup WhatsApp bernama 'KARTUNA SEMARKID' ke polisi. Akun yang bernama Ahlidin Kel tersebut dilaporkan karena telah mengunggah video dengan cover bertuliskan 'PDI-P & PKI Siap Membantai Umat Islam'.

Sekretaris DPC PDIP Banjarnegara Nuryanto mengatakan, pihaknya sengaja melaporkan hal tersebut lantaran bisa memecah belah masyarakat. Baik untuk kader PDIP sendiri maupun umat Islam secara umum. Apalagi, lanjutnya, tahun 2018 sampai 2019 merupakan tahun politik.

"Video yang diunggah ini berbau sara dan meresahkan. Katanya, 'PDIP dan PKI siap membantai umat Islam'. Ini jelas tidak benar. Apalagi di dalam PDIP sendiri mayoritas juga umat Islam," tuturnya saat ditemui di gedung DPRD Banjarnegara usai melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Banjarnegara, Minggu (11/2/2018) kemarin.

Nuryanto mengaku, pihaknya belum melihat isi dari video tersebut. Namun dari sampul video yang diunggah oleh Ahlidin Kel sudah meresahkan. Menurutnya, tanpa harus melihat isi video tersebut orang sudah dapat terpecah-belah.

"Dari sampulnya saja sudah meresahkan dan berbau sara. Orang tidak perlu melihat isinya sudah terbawa bahwa 'PDIP dan PKI siap membasmi umat Islam'," kata dia.

Ia berharap, dengan dilaporkannya kasus ini akan terungkap siapa pembuat video tersebut. Selain itu dia juga berharap masyarakat tidak terprovokasi dengan adanya video tersebut.

"Untuk pelakunya siapa, kami belum tahu identitasnya," ujarnya.

Diwawancara terpisah, Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei mengatakan pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Saat ini ia tengah memproses laporan dari DPC PDIP Banjarnegara.

"Iya betul tadi kami sudah menerima laporan itu dan sekarang kami sedang memprosesnya," ujarnya. (aim)

tag: #pdip  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dalam beberapa hari terakhir, teror bom mengguncang Tanah Air. Rakyat, pemerintah, dan aparat kaget, terkejut dan terkesima. Marah, kesal, cemas, was-was serta ekspresi sejenis muncul bersamaan.

Harapan akan segera terbitnya revisi UU Anti Terorisme menyeruak di tengah perbincangan publik. Polemik pun turut menghangatkan harapan itu.

Bagaimana pandangan Anda tentang penerbitan revisi UU Anti Terorisme :

  • Perlu, segera terbit
  • Dibahas dan dikaji terlebih dulu
  • Tidak perlu
LIHAT HASIL POLING