Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 18:05:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Fadli Zon: Masukan Dubes Uni Eropa Engga Usah Didengar

64Fadli-zon-dpr.JPG
Fadli Zon (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Panja Revisi UU KUHP tak usah menggubris masukan dari duta besar negara Uni Eropa di Indonesia.

Dubes Uni Eropa sebelumnya bertemu Komisi III DPR dan meminta agar perilaku LGBT tidak dimasukkan dalam revisi UU KUHP.

Menurut Fadli, pertemuan tersebut sangat tidak etis, apalagi sampai ingin menghalangi masuknya perilaku menyimpang LGBT masuk dalam revisi UU KUHP.

"Itu tidak etis menurut pendapat saya. Jadi enggak usah didengar (segala masukannya)," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Kendati demikian, Waketum Partai Gerindra ini melihat, pertemuan Dubes Uni Eropa dengan Komisi III di Kompleks Parlemen sebagai bagian dari menampung aspirasi.

"Saya juga banyak menerima Dubes dan sebagainya. Jadi tidak ada masalah dari Komisi III-nya," tutur Fadli.(yn)

tag: #lgbt  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Wasekjen Demokrat: Resesi Akibat Salah Kebijakan Jokowi Soal Pandemi

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 22 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Indonesia resmi memasuki resesi, karena itu perlu solusi kongkrit yang harus dilakukan pemerintah, bukan hanya pragmatis. Demikian disampaikan Wasekjen Partai Demokrat ...
Berita

Oh KPK... Tajimu Kini Rapuh

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dulu terkenal sebagai lembaga yang disegani kini dinilai tak lagi bertaji. Wibawa lembaga antirasuah itu tak lagi terlihat sangar ...