Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 01 Mar 2018 - 15:16:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Kunjungan Wisman pada Januari 2018 Turun 6,17 Persen

37Wisatawan-Asing.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Januari 2018 mengalami penurunan sebesar 6,17 persen menjadi 1,04 juta kunjungan. Sementara pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebanyak 1,11 juta kunjungan.

Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers mengatakan, total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari 2018, jika dibandingkan Desember 2017 juga mengalami penurunan sebesar 9,36 persen dari sebelumnya 1,14 juta kunjungan.

"Kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari 2018 dibanding Desember 2017 lebih rendah, karena pada Desember 2017 tersebut merupakan musim libur kedua, ini wajar," kata Suhariyanto, di Jakarta, Kamis (1/3/2018).

Berdasarkan catatan BPS, kunjungan wisatawan mancanegara paling banyak masuk ke Indonesia menggunakan angkutan udara, yakni mencapai 645,6 ribu kunjungan atau 62 persen dari total kunjungan. Sementara wisman yang menggunakan angkutan laut tercatat sebanyak 205,2 ribu kunjungan dan yang menggunakan angkutan darat sebanyak 188,9 ribu kunjungan.

"Mayoritas wisatawan mancanegara menggunakan angkutan udara. Wisatawan mancanegara yang ke Bali pada Januari 2018, lebih tinggi dibanding Desember 2017, sudah mulai kembali, tapi belum normal sepenuhnya," kata Suhariyanto.

Tercatat, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali pada Januari 2018 sebanyak 345,2 ribu kunjungan atau naik 11,55 persen dibanding Desember 2017 yang sebanyak 309,4 ribu kunjungan. Sementara jika dibandingkan dengan Januari 2017, masih mengalami penurunan sebanyak 24,29 persen.

Dari jumlah kunjungan yang sebanyak 1,04 juta kunjungan tersebut, diantaranya dilakukan oleh wisatawan mancanegara berkebangsaan Malaysia sebanyak 16,45 persen, Timor Leste 12,43 persen, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) 9,80 persen, Australia 9,43 persen, dan Singapura 9,42 persen.

Sementara untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Januari 2018 mencapai rata-rata 51,91 persen atau naik 1,25 poin dibanding dengan TPK Januari 2017 yang sebesar 50,66 persen. Jika dibandingkan dengan Desember 2017, mengalami penurunan sebesar 7,62 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Januari 2018 tercatat sebesar 2,02 hari, atau mengalami kenaikan 0,08 poin dibandingkan Januari 2017.(yn/ant)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Polda Tangkap Pelaku yang Keroyok Polisi

Oleh Rihad
pada hari Rabu, 21 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polda Metro Jaya meringkus tiga orang pemuda lantaran mengeroyok seorang personel Polri yang berinisial AJS pada ricuh unjuk rasa Kamis (8/10). "Pelaku pengeroyokan ...
Berita

Penggelontoran Bansos Turut Dongkrak Kepuasan Masyarakat kepada Jokowi-Ma'ruf.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan 66 persen penduduk puas dengan kinerja Joko Widodo- Ma"ruf Amin. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia ...