Berita
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 13 Mei 2018 - 21:07:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Bom Surabaya, TGB: Mencelakai Orang Ibadah Dosanya Berlipat-lipat

50Tuan-GuruBajang.jpg.jpg
Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi (Sumber foto : Istimewa)

MATARAM (TEROPONGSENAYAN)--Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mengutuk aksi pemboman di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

TGB menilai, tindakan tersebut merupakan kejahatan yang tidak bisa dibenarkan agama manapun, apalagi Islam.

Dalam Islam, terang dia, jangankan dalam keadaan damai, dalam keadaan perang pun, tidak dibenarkan untuk melakukan penyerangan kepada lawan yang sedang melaksanakan ibadah.

"Siapa pun yang mengganggu, apalagi mencelakai, maka dosanya berlipat-lipat," tegas TGB di Mataram, Minggu (13/5/2018).

Kemudian TGB menyampaikan, sebagai sebuah bangsa, peristiwa pemboman itu merupakan lonceng peringatan bagi kita. Bahwa tindakan tersebut harus segera dihentikan dan cegah sedini mungkin.

"Tindakan ini tidak hanya menyakiti keluarga korban atau umat kristiani. Tetapi juga menyakiti umat Islam," jelasnya.

Selain menyakiti umat Islam, tindakan tersebut menurut TGB juga akan merusak citra Indonesia di mata dunia, yang menganggap bangsa ini belum mampu menangani dan mencegah terjadinya aksi kekerasan seperti ini.

Karena itu, lanjut TGB perlu upaya-upaya masif untuk mencegah terjadinya peristiwa-peristiwa semacam itu. Di antaranya, kalau sudah masuk pada ranah pelanggan hukum dan undang-undang, maka seluruh perangkat keamanan harus bekerja.

Selanjutnya, menurut gubernur berupaya sama-sama untuk mengedukasi dan membina para pemuda agar tidak terpapar oleh konsep dan pemahaman yang keliru tentang Islam. Termasuk harus memahami secara utuh bagaimana para founding fathers suku membangun bangsa dengan konsep Pancasila.

"Indonesia adalah miliki kita. Mari kita sama-sama jaga," tandas TGB.(yn/ant)

tag: #tuan-guru-bajang  #tgb  #bom-surabaya  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement