DPR Apresiasi Sosialisasi Dana Desa oleh BPK kepada Camat dan Kades
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 16 Mei 2018 - 13:22:17 WIB

Bagikan Berita ini :

5154-16_Nov2015-danadesa-681x387-1-681x387.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Ilustrasi penyaluran dana desa.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi XI DPR RI, Eva Kusuma Sundari mengapresiasi sosialisasi dana desa yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kepada Camat dan seluruh kepala desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menurutnya, BPK sudah sepatutnya menggunakan audit kinerja sehingga bisa memfasilitasi pengelolaan keuangan yang output oriented.

Hal ini dikarenakan dana desa tujuannya adalah menggerakkan perekonomian desa untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

“Maka sepatutnya BPK menggunakan audit kinerja sehingga bisa memfasilitasi pengelolaan keuangan yang output oriented, dan bukan audit keuangan,” tuturnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/05/2018).

Eva menjelaskan, dengan audit kinerja maka dana desa yang ada 60 Triliun bisa terkawal efektifitasnya sesuai tujuan peruntukannya.

Dalam hal ini, Eva menggunakan ilustrasi kesuksesan Desa Ponggok di Klaten dalam penggunaan dana desa, sehingga desa tersebut mampu keluar dari status sebagai desa tertinggal bahkan menjadi desa makmur. Dimana kesuksesan tersebut diperoleh melalui pemberdayaan BUMDES Tirta Mandiri yang bisa mendirikan 9 PT untuk berbisnis dan saham dimiliki oleh warga negara.

“BUMDES Tirta Mandiri berpenghasilan 10M di tabun 2017 sehingga punya banyak kesempatan untuk membuat program-program santunan manula, membayar BPJS seluruh warga desa, bedah rumah, maupun subsidi bulanan untuk manula. Tiap warga mendapat tambahan bulanan sekitar Rp 500.000 per bulan dari saham yang dipunyai di salah satu PT milik BumDes Tirta Mandiri,” ungkapnya.

Kendati demikian, Eva Sundari mengingatkan bahwa upaya mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial di pedesaan tidak akan terwujud jika tidak ada perdamaian dan kestabilan.

Dalam hal ini, Eva mengajak kepada seluruh peserta untuk mengheningkan cipta bagi para korban bom bunuh diri di Surabaya dan mewaspadai gerakan dan ajaran intoleransi yang merupakan cikal bakal terorisme. (Alf)

tag: #dana-desa  #pdip  #bpk  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING