
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Olahraga menjadi hal yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan senator asal Jambi, M Syukur. Maklum saat remaja, anggota DPD RI ini merupakan salah satu atlet tim volly utusan Propinsi Jambi untuk kejuaraan di tingkat nasional.
Seiring jalannya waktu, dirinya sudah jarang main volly lagi. Karena untuk bisa main volly butuh waktu lebih lama, teman satu tim dan juga lawan yang lebih banyak serta lapangan yang lebih luas.
Agar tetap bisa berolahraga dan menjaga kebugaran tubuh, kini dia memilih bermain bulutangkis. Olah raga ini dirasa lebih simpel karena hanya butuh satu teman bermain sudah cukup dan waktunya relatif cepat untuk bisa membakar kalori.
"Kalau sekarang ini khan yang penting olahraga, gerak agar bisa membakar kalori dalam tibuh, bukan prestasi lagi. Karena memang yang dibutuhkan kesehatan," ujarnya.
M Syukur mengaku, setiap minggunya dia menyediakan waktu dua hari secara rutin untuk bisa bulutangkis. "Dua kali seminggu sudah cukup, karena memang waktunya terbatas," ujar Syukur saat ditemui di ruangan kerjanya di Gedung DPDRI, Senayan, Jakarta, Rabu (15-4-2015).
Dia menyadari betul olahraga mampu menjaga kebugaran dan stamina tubuh yang lebih baik. Dari olah raga juga dia merasa memiliki sikap sportif. "Di olahraga kita bisa belajar sportif," tambahnya.
Ternyata tidak hanya bekas atlet volly saja M Syukur ini. Dia pernah bermain di film layar lebar berjudul Perawan Desa. Bahkan dia juga pernah merambah dunia sinetron berjudul Gerhana. Tapi M Syukur merasa tidak cocok di dunia akting itu, hingga akhirnya karir yang menjanjikan glamour tersebut tidak diteruskan.
Syukur juga mengaku suka berpetualang di alam bebas, mendaki gunung, menyelam dan masuk hutan. Semua itu menjadi kebiasannya saat masih remaja. Diantara gunung-gunung di Indonesia yang sudah ditaklukkan diantaranya Gunung Kerinci.
Saat berada di atas puncak gunung tertinggi di Pulau Sumatera dengan ketinggian 3,805 di atas permukaan laut dia merasakan keindahan yang luar biasa.
"Saya bisa lihat keindahan pemandangan kota Jambi, Padang, Bengkulu bahkan samudra Hindia yang luas dengan jelas," kata ayah empat anak ini.(ss)