Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 31 Mei 2018 - 21:51:49 WIB
Bagikan Berita ini :

Zulkifli Hasan Ajak KAHMI Doakan Indonesia

2IMG-20180531-WA0000.jpg.jpg
Ketua MPR Zulkifli Hasan saat buka puasa bersama dengan anggota KAHMI di Jakarta, Rabu (30/5/2018) (Sumber foto : Humas MPR RI)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Di hadapan ratusan anggota KAHMI, saat buka puasa bersama, Jakarta, Rabu (30/5/2018), Ketua MPR Zulkifli Hasan menceritakan pada jaman dulu satu kapal berbendera VOC masuk ke perairan nusantara. Dampak dari masuknya kapal kayu itu disebut sangat luar biasa. "Indonesia dijajah selama 350 tahun," ujarnya.

Dari sejarah masa lalu, Zulkifli Hasan mengandaikan bagaimana kalau yang datang orang satu pulau. Untuk menangkal sejarah masa lalu yang kelam dan tak terulang membuat Zulkifli Hasan menyebut bangsa ini membutuhkan pemimpin yang tegas dan amanah. "Pemimpin yang mampu menegakan kedaulatan bangsa," ujarnya.

Sebagai organisasi yang secara kuantitas dan kualitas bisa dibanggakan, Zulkifli Hasan yang juga merupakan alumni HMI, mengajak KAHMI untuk ikut menjadi pelopor persatuan dan kesatuan bangsa. Agar bangsa ini tak mudah diadu domba seperti pada masa lalu. "Peran KAHMI sangat dibutuhkan karena alumninya ada di mana-mana," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu dirinya senang menjadi tuan rumah buka puasa yang dihadiri 500 anggota KAHMI.

"Kemarin kita buka puasa dengan alumni Menwa dan organisasi wanita Islam," paparnya.

Dalam buka puasa yang juga dihadiriGubernur Jakarta Anies Baswedan, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, dan mantan Ketua MPR Amien Rais, pria asal Lampung itu mengajak pada semua untuk berdoa agar negeri ini tetap diberi kekuatan oleh Allah.

Sementara itu, dalam sambutan, Koordinator Presidium KAHMI Siti Zuhro mengatakan belakangan ini kita sebagai warga bangsa semakin terusik karena penegakan hukum dan keadilan yang tak kunjung tiba.

Untuk itu KAHMI harus kritis mencermati hal demikian. Sebagai salah satu elemen bangsa, dirinya mengajak KAHMI mampu menjadi penggerak dinamika bangsa. "Kita jangan tidur agar kita tak terlena," tegasnya. Dirinya melihat proses kebangsaan yang terjadi tak sesuai dengan Empat Pilar MPR.

"Untuk itu kita harus meluruskan agar republik ini tak menjadi bangsa yang lemah," tegas perempuan asal Jember, Jawa Timur, itu.(yn)

tag: #kahmi  #mpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Heboh, Video Ma'ruf Amin Diganggu Coretan Merah, Panitia Webinar Diminta Cari Penyebabnya

Oleh Rihad
pada hari Kamis, 04 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Sebuah kejadian jangal  terjadi ketika tayangan video Wakil Presiden Ma"ruf Amin diganggu saat menjadi pembicara dalam Webinar di Universitas Islam Negeri (UIN) ...
Berita

Masjid di Jakarta Mulai Dibuka Kembali, Perhatikan Ketentuan Buat Jamaah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- DKI Jakarta telah membuka tempat-tempat ibadah di Jakarta mulai Jumat (5/6). "Masjid, mushala, gereja, vihara, pura, klenteng semua sudah mulai bisa membuka Tapi, ...