Berita
Oleh Enjang Sofyan pada hari Selasa, 05 Jun 2018 - 15:16:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Kasus e-KTP, KPK Panggil Waketum Demokrat Nurhayati

601. Inisiasi Forum Parlemen Dunia, DPR Dorong Isu Energi Terbarukan.jpg.jpg
Nurhayati Ali Assegaf (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--KPK memanggil Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf terkait kasus korupsi e-KTP.

Nurhayati akan diperiksa penyidik KPK sebagai saksi untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi (IHP) dan Made Oka Masagung (MOM).

Pemeriksaan terhadap Nurhayati merupakan yang pertama dilakukan KPK.

"Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus e-KTP untuk tersangka IHP (Irvanto Hendra Pambudi Cahyo) dan MOM (Made Oka Masagung), yaitu Teguh Juarno, Markus Nari, Miryam S Haryani, Ganjar Pranowo, Aziz Syamsudin, Nurhayati Assegaf, dan Chaeruman Harahap," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, kepada wartawan, Selasa (5/6/2018).

Febri mengatakan, pemeriksaan saksi-saksi tersebut untuk meminta konfirmasi dugaan aliran dana proyek e-KTP kepada sejumlah pihak.

Mereka juga akan dimintai keterangan soal fakta yang muncul di persidangan.

"Beberapa fakta persidangan tentang penyerahan uang terkait e-KTP pun menjadi salah satu poin yang diperhatikan," tutur Febri.

Dalam kasus skandal korupsi e-KTP ini, nama Nurhayati memang disebut Irvanto dalam persidangan e-KTP dengan terdakwa Anang Sugiana Sudihardjo. Irvanto mengaku menyerahkan uang USD 100 ribu.

Diketahui juga, sejak Senin (4/6) kemarin, KPK sudah mendatangkan beberapa saksi dari kalangan Anggota DPR RI baik yang masih aktif maupun nonaktif.

Di antaranya Mantan Ketua Badan Anggaran DPR RI Melchias Marcus Mekeng, Mantan Wakil Ketua Ketua Badan Anggaran DPR RI Mirwan Amir, Anggota Komisi II DPR RI Agun Gunandjar Sudarsa, Mantan Anggota Komisi II DPR RI Khatibul Umam Wiranu, Mantan Anggota Komisi II DPR RI Arif Wibowo, dan , Mantan Anggota Komisi II DPR RI Rindoko Dahono. Mereka semua diperiksa sebagai saksi dari IHP dan MOM.(yn)

tag: #korupsi-ektp  #kpk  #partai-demokrat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pelindo III Akan Adakan Rapid Test Covid-19 di Zona Merah dan Sediakan 50 Ribu Alat Tes

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pelindo III terus mendukung upaya Pemerintah menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang ...
Berita

KSPI: Istilah New Normal Membingungkan Buruh dan Rakyat Kecil

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai istilah new normal yang dicanangkan pemerintah bisa membingungkan para buruh dan masyarakat kecil di Indonesia. ...