Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Rabu, 04 Jul 2018 - 08:29:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketua F-PKS Sambut Baik Larangan Eks Napi Korupsi 'Nyaleg'

10Jazuli-Hardiknas.JPG.JPG
Jazuli Juwaini (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyambut baik peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018, yang melarang mantan napi kasus korupsi maju menjadi Caleg.

"Aturan KPU ini harus kita apresiasi dan lihat secara positif. Semangatnya bagus untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih denga menghadirkan calon-calon anggota legislatif yang tidak punya sejarah sebagai napi korupsi," kata Jazuli saat dihubungi, Rabu (4/7/2018).

Anggota Komisi I ini menilai, semangat pembatasan ini sekaligus untuk memberikan edukasi atau pendidikan politik bagi masyarakat agar memilih pejabat publik yang benar-benar berkualitas dari pilihan calon yang ada.

"Di sisi lain, hal ini juga sebagai peringatan dini bagi para caleg dan aleg yang dipilih oleh rakyat agar benar-benar menjaga amanah dan mempertahankan track recordnya agar tetap bersih di mata rakyat dan pemilih" ujarnya.

Dalam kacamata positif, lanjut dia, aturan ini diharapkan mendorong terwujudnya etika politik yang lebih baik dengan tumbuhnya kesadaran terhadap batas-batas kepantasan dan kepatutan (calon) pejabat publik.

Meski demikian, Anggota DPR Dapil Banten ini tidak menutup mata adanya polemik hukum aturan KPU ini mengingat undang-undang pemilu tidak mengatur hal itu sehingga KPU dianggap melampaui kewenangannya.

"Untuk polemik hukumnya kita serahkan saja kepada lembaga yang berwenang memutus yaitu Mahkamah Agung jika ada yang memperkarakan aturan tersebut. Ini upaya terbaik untuk menyudahi polemik. Toh, PKPU nya sendiri telah ditetapkan oleh KPU," pungkas Jazuli.(yn)

tag: #jazuli  #wakilrakyat  #kpu  #pemilu-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tak Kuasa Menahan Kemarahan Risma, Mobil PCR Akhirnya Beroperasi di Surabaya

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 30 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usai membuat marah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, akhirnya mobil laboratorium PCR bantuan BNPB dioperasikan di Kota Surabaya, Jawa Timur, mulai Sabtu ...
Berita

Driver Ojol Akan Mengadu ke Jokowi Jika Dilarang Bawa Penumpang Saat New Normal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Apabila pemerintah melarang ojol untuk mengangkut penumpang saat kebijakan new normal diberlakukan nanti, maka Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan ...