Deklarasi Prabowo Capres Terganjal Bagi-Bagi Kekuasaan
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 11 Jul 2018 - 15:06:04 WIB

Bagikan Berita ini :

13Sufmi-dasco-mulkan.jpg.jpg
Sumber foto : Dok/TeropongSenayan
Sufmi Dasco Ahmad

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengakui, deklarasi Prabowo Subianto sebagai calon presiden terhalang soal pematangan koalisi dalam menghadapi Pilpres 2019.

Menurutnya, mencari formulasi yang tepat soal pembagian kekuasaan atau power sharing masih menjadi fokus saat ini

"Ya kalau saya pikir mungkin lebih baik dibicarakan di awal (power sharing) supaya nanti tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Kalau sudah matang baru kemudian dideclare. nah itulah kenapa kemudian declare ini agak lama. kita juga gak mau terburu-buru agar tidak keliru nantinya," kata Dasco di komplek parlemen, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Namun, Dasco memastikan Prabowo dalam waktu dekat ini akan mengumumkan dideklarasikan sebagai calon presiden dan tidak bisa ditawar-tawar.

Selain itu, pembahasan mengenai formulasi nama-nama calon presiden dan calon wakil presiden masih terus dikomunikasikan kepada partai politik yang berkoalisi.

Ia menjelaskan, saat ini memang partai koalisi masih terus menyodorkan beberapa nama agar disandingkan dengan Prabowo Subianto. Seperti, PKS menyodorkan 9 nama internal kadernya, PAN menyodorkan Zulkifli Hasan dan Partai Demokrat menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Ya itu kan opsi-opsi baru yang belum juga kita bicarakan. Sementara kita masih sama opsi pertama dan kita terikat pada amanah rakornas Partai Gerindra bahwa capresnya Prabowo Subianto," kata anggota DPR RI itu.(yn)

tag: #prabowo-subianto  #partai-gerindra  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING