Berita

Mahfud 'Buka-bukaan', Apa Kata Said Aqil?

Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 16 Agu 2018 - 20:54:38 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

63said-aqil.jpg.jpg

Said Aqil Siradj (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Mahfud MD 'blak-blakan' soal gagalnya menjadi Cawapres Joko Widodo (Jokowi). Lantas apa tanggapan Ketum PBNU Said Aqil Siradj?

"Katanya itu guyon, ya saya anggap saja itu guyon," kata Said Aqil di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Said mengaku belum berencana bertemu dengan Mahfud, setelah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu buka-bukaan. Namun dia mengaku siap bila diajak bertemu.

"Nggak usah direncanakan, kok. Nggak usah direncanakan, ketemu ayo," tegasnya. 

Mahfud dalam program 'Indonesia Lawyers Club' tvOne memaparkan dinamika politik terkait pemilihan cawapres. Mahfud merasa 'dijegal' lewat 'label' kader NU.

"Saya ketemu Pak Aqil Siroj pada hari Rabu (8/8). Saya bilang, Pak Aqil, itu NU mengeluarkan surat pernyataan begitu harus kader empat orang. Oke, saya tidak keberatan, tapi juga kalau presiden mau di luar itu, tidak menolak," kata Mahfud.

Dalam pertemuan dengan Said Aqil Siroj, Mahfud menyinggung pernyataan soal dirinya yang diberi label bukan kader NU. 

"Saya bilang apa juga haknya NU itu mengancam-ancam kalau bukan kader NU, NU akan tidur. NU akan meninggalkan pemerintah. Apa betul ada begitu," kata Mahfud mengulangi pembicaraannya dengan Said Aqil.

Tapi Mahfud menegaskan persoalan kegagalan dirinya menjadi cawapres sudah diselesaikan personal dengan Jokowi. Mahfud bertemu dengan Jokowi di Istana setelah Jokowi mengumumkan nama Ma'ruf Amin sebagai cawapres pada Jumat (10/8). 

"Begini, saya katakan begini, saya ini orang NU, tetapi mau berangkat bukan sebagai kader NU, tapi kader bangsa. Kenapa NU mengancam-ancam. Ini kesan saya. Saya bilang di NU banyak guyonan, sehingga saya merasa tidak sakit hati, tapi senang mengungkap ini. Saya lahir-batin saya NU," tutur Mahfud.(yn) 

tag: #pbnu  #mahfudmd  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :