Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Rabu, 29 Agu 2018 - 09:07:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Begini Cara Elok Hadapi Gerakan #2019GantiPresiden

97rizalramli.jpg
Rizal Ramli (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Aksi penghadangan dan penolakan deklarasi #2019GantiPresiden terus bergulir. Aktivis senior Rizal Ramli pun turut memberikan tanggapan.

Menurut dia, saat ini Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi jelang Pilpres 2019 mendatang.

Sebab, penghadangan yang dialami artis lawas Neno Warisman ketika hendak mendeklarasikan gerakan #2019GantiPresiden di Riau, Sabtu (24/8/2018), menjadi preseden buruk.

"Mau adakan diskusi tidak boleh. Jangan tarik mundur demokrasi. Kita memperjuangkan demokrasi, saat itu yang kaum muda termasuk angkatan 98 dengan keringat dan darah. Jangan tarik mundur demokrasi," kata Rizal di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Lebih jauh Rizal Ramli mengungkapkan, masih ada cara lain untuk melakukan adu gagasan terhadap gerakan #2019GantiPresiden. Dia menilai, akan lebih elok jika gagasan #2019GantiPresiden dilawan dengan gagasan positif dari kubu pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin.

"Kalau mau diskusi silakan, kalau tidak suka dengan isi diskusinya, kirim dong aktivis pro-Jokowi buat debat di sana kalau memang jagoan," ujarnya.

"Atau tidak suka dengan acaranya, buat juga acara sendiri yang lebih hebat. Tandingan. Selama ini juga terjadi di kubu Jokowi, boleh buat acara," tambahnya.

Rizal juga meminta kepada Presiden Jokowi untuk mengingatkan para pendukungnya untuk tidak bertindak seperti itu.

Pasalnya, tindakan tersebut dapat menurunkan elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019.

"Saya minta Pak Jokowi mengingatkan tim yang kebablasan. Cara-cara seperti ini malah akan mengurangi elektabilitas Jokowi," tegasnya.(plt)

tag: #gerakan2019gantipresiden  #rizal-ramli  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tenaga Medis Diintimidasi di Sragen, Polisi Diminta Tegas Saja

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta polisi menindak pelak intimidasi terhadap seorang tenaga medis di Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen. "Saya harap polisi ...
Berita

KPK Buka Peluang Ada Tersangka Baru Kasus Suap PAW Harun Masiku

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan terus mengembangkan kasus suap pengurusan Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR yang menjerat mantan Komisioner KPU Wahyu ...