Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 08 Sep 2018 - 10:59:42 WIB
Bagikan Berita ini :

Eks Ketua BPK: Pemerintah Bohong, Fundamental Ekonomi Kita Lemah

60Anwar-BPK-Bara.jpg.jpg
Anwar Nasution (kedua, kanan) dalam diskusi dengan tema "Bisakah Bersatu Menghadapi Krisis Rupiah" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018) (Sumber foto : Bara Ilyasa/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROP0NGSENAYAN)--Mantan Ketua Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Anwar Nasution menilai fundamental ekonomi Indonesia sangat lemah terhadap gejolak ekonomi luar negeri.

Menurut Anwar, pemerintah tidak serius membangun fundamental ekonomi secara kuat. Bahkan, selalu melontarkan pernyataan bohong bahwa fundamental ekonomi kuat tapi kenyataannya lemah.

"Fundamental ekonomi kita lemah sekali, bohong itu pemerintah fundamental kita kuat," tandas Anwar dalam diskusi dengan tema "Bisakah Bersatu Menghadapi Krisis Rupiah" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2018).

Mantan Deputi Gubernur Senior BI itu melanjutkan seharusnya usia Indonesia yang ke 73 tahun sudah dapat menerima pendapat dari pajak lebih dari 10 persen. Menurutnya, Indonesia kalah dari negara-negara berkembang lainnya yang sudah menerima pendapatan pajak 20 persen.

"Rasio penerimaan pajak terhadap Produk domestik bruto (PDB) Indonesia rendah sekali hanya 10%, dibandingkan rata-rata negara berkembang ini 20%, jadi separuh. Padahal kita sudah 73 tahun merdeka, sangat rawan terhadap gejolak luar negeri," kata Anwar.(yn)

tag: #bpk  #ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Politikus PDIP: Penerapan New Normal Tanpa Persiapan Matang, Hanya Akan Menimbulkan Kematian Massal

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Indonesia bersiap memasuki fase New Normal atau penormalan baru ditengah pandemi covid-19. Sejumlah langkah dan strategi disiapkan pemerintah termasuk melibatkan aparat ...
Berita

Guru Besar IPB :  New Normal Berlaku Jika Covid-19 Tidak Bertambah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Hermanto Siregar menjelaskan Indonesia baru mencapai situasi new normal jika jumlah kasus Covid-19 baru secara harian ...