Iklan Jokowi di Bioskop, Fadli Sebut Pemerintah Sedang Panik
Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 14 Sep 2018 - 15:31:54 WIB

Bagikan Berita ini :

24fadli-zon-2.jpg.jpg
Sumber foto : Istimewa
Fadli Zon

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik tayangan iklan Kemenkominfo yang menampilkan Presiden Joko Widodo di sejumlah bioskop. Menurutnya, hal itu menandakan bahwa pemerintah sedang panik.

"Bayangkan coba nanti kalau ada instansi-instansi lain melakukan hal yang sama? Berapa lama orang menunggu? Padahal mereka butuh hiburan," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai, pemerintah membuang-buang anggaran hanya untuk biaya iklan pencitraan. Padahal, ujar Fadli, iklan itu bisa jadi hanya klaim pemerintah guna mempengaruhi masyarakat.

"Untuk apa membayar iklan ke bioskop yang memang bioskop sudah mempunyai pendapatan," tuturnya.

"Capaian-capaian itu harus diverifikasi, benar atau tidak, jangan-jangan hoax, gitu kan. Dari sisi substansinya kan ada sejumlah masalah juga, atau klaim-klaim capaian tapi ternyata tidak sesuai apa yang menjadi kenyataan," pungkasnya.

Diketahui, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Adita Irawati, menjelaskan tidak ada yang salah dengan Jokowi sebagai presiden mempublikasikan hasil-hasil kerjanya ke masyarakat.

Iklan itu disebut resmi dari pemerintah, bukan pribadi Joko Widodo sebagai calon presiden 2019-2024. Istana juga menolak jika dikatakan iklan itu sebagai upaya kampanye calon petahana.

"Jadi, dari kaca mata Istana, itu adalah komunikasi pembangunan yang memang perlu dilakukan pemerintah, agar masyarakat mengetahui hasil-hasil pembangunan dan dapat memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari," kata Adita.(yn)

tag: #iklan-jokowi  #fadli-zon  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING