Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Sabtu, 29 Sep 2018 - 07:36:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Jazuli: Hoax, Eksploitasi SARA dan Persekusi Merusak Kebhinekaan

54IMG-20180929-WA0000.jpg.jpg
Jazuli Juwaini (kedua, kiri) menjadi narasumber utama dengan tema "Menjaga Kebhinnekaan Dalam Kampanye Calon Presiden." Narasumber lainnya Abdul Kadir Karding (Sekjen PKB) dan Adi Prayitno (Pengajar Politik UIN) (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Bertempat di Press Room DPR/MPR RI, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menjadi narasumber utama dengan tema "Menjaga Kebhinnekaan Dalam Kampanye Calon Presiden." Narasumber lainnya Abdul Kadir Karding (Sekjen PKB) dan Adi Prayitno (Pengajar Politik UIN).

Menurut Jazuli bangsa ini sejatinya inheren di dalamnya gen kebhinnekaan. Makanya kita memilih "Bhinneka Tunggal Ika" sebagai semboyan bernegara.

"Artinya kebhinnekaan dan perbedaan sudah menjadi kesadaran sejarah, komitmen bernegara, bahkan anugerah bagi bangsa kita," kata Jazuli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (28/8/2018).

Anggota Komisi I ini mengatakan bangsa Indonesia sudah teruji mampu menjaga kebhinnekaan.

"Bayangkan Uni Soviet hancur dan bubar karena tidak bisa menjaga kebhinnekaan. Padahal Indonesia jauh lebih bhinneka dibanding Soviet," ucapnya.

Kenapa itu terjadi, bisa jadi karena mereka tidak punya falsafah Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika," jelasnya.

Anggota DPR Dapil Banten ini menekankan bahwa perbedaan itu bisa menjadi berkah tersendiri jika pemimpin dan bangsa ini mampu mengelolanya dengan baik.

"Bagaimana agar perbedaan menjadi indah? Jika perbedaan dirangkai dengan cara yang baik. Puncak kenikmatan itu jika orang diberi ruang kebebasan untuk memilih dalam perbedaan," katanya.

Menurut Jazuli kunci untuk menjaga kebhinnekaan adalah terus memupuk toleransi.

Bahwa perbedaan adalah hal yang niscaya dan tidak ada penyikapan yang lebih baik kecuali saling menghormati. Sebaliknya, yang merusak kebhinnekaan adalah penyebaran hoax, persekusi, dan eksploitasi SARA.

"Adanya penyebaran hoax atau berita bohong, persekusi terhadap kelompok yang berbeda pilihan dan eksploitasi SARA membuat gaduh bangsa ini dan merusak kebhinnekaan kita. Untuk itu, harus sama-sama kita lawan dan hentikan," paparnya.(yn)

tag: #jazuli  #wakilrakyat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Tak Kuasa Menahan Kemarahan Risma, Mobil PCR Akhirnya Beroperasi di Surabaya

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 30 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usai membuat marah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, akhirnya mobil laboratorium PCR bantuan BNPB dioperasikan di Kota Surabaya, Jawa Timur, mulai Sabtu ...
Berita

Driver Ojol Akan Mengadu ke Jokowi Jika Dilarang Bawa Penumpang Saat New Normal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Apabila pemerintah melarang ojol untuk mengangkut penumpang saat kebijakan new normal diberlakukan nanti, maka Pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan ...