DPR Minta Polri Tak Seret Nama Lain ke Pusaran Kasus Hoax Ratna Sarumpaet
Oleh E. Sofyan pada hari Rabu, 10 Okt 2018 - 21:24:18 WIB

Bagikan Berita ini :

96polri-sudah-tangkap-delapan-tersangka-hoax-bencana-alam-xgBelKLB8I.jpg.jpg
Sumber foto : Ist
Ilustrasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta aparat kepolisian menghentikan pemanggilan sejumlah nama terkait kasus hoax yang menjerat aktivis Ratna Sarumpaet.

Fahri juga mengingatkan Polri tak perlu memaksakan kehendak dengan menyeret-nyeret orang lain dalam pusaran kasus tersebut.

"Saya bilang sudahlah, Polri enough its enough stop lah ini kasus. Ini urusan pribadi Ratna Sarumpet, enggak usah dibawa kemana-mana. Tolong lah Polri hentikan ini ya," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018).

Fahri mengatakan, jika Polda Metro Jaya tetap menyeret banyak nama, justru yang akan muncul adalah persepsi bahwa polisi terseret arus politik Pemilu 2019.

Sebab, kata Fahri, pihak yang dipanggil seluruhnya adalah para pendukung oposisi. Salah satunya yang sudah diperiksa Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

"Situasi menjelang Pilpres dan Pileg ini, polisi harus bisa menjaga diri supaya pada tetap fokus pada persoalan," ujar dia.

"Ada begitu banyak kasus hoax yang dilaporkan, kalau terlalu konsentrasi disini orang akan mengatakan Polri berpolitik. Itulah juga sebabnya muncul serangan kepada pimpinan Polri," Fahri mengingatkan. (Alf)

tag: #polda-metro-jaya  #fahira-idris  #dpr  #ratna-sarumpaet  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING