Di hadapan Pengurus LDII se-Indonesia, Prabowo Bicara Pengkhianatan Elite Bangsa
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 11 Okt 2018 - 21:51:36 WIB

Bagikan Berita ini :

8220180716_230656.jpg
Sumber foto : Istimewa
Prabowo Subianto
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan, saat ini ada masalah besar di Indonesia, yakni soal pengkhianatan. 
 
Mantan Danjen Kopassus tersebut melihat pengkhianatan ini dilakukan elite bangsa terhadap rakyatnya. 
 
"Elite kita tidak berpikir kepentingan yang besar, rakyat, mereka berpikir kepentingan kelompoknya masing-masing, dirinya, keluarganya, sehingga disconnect terjadi, suatu jurang terjadi antara realita masyarakat dan kehidupan elite. Ini sudah berjalan puluhan tahun," kata Prabowo di hadapan 1500 Pengurus LDII Se-Indonesia di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018).
 
Ia menilai, perkembangan seperti itu telah mengakibatkan keadaan yang janggal. Sebab, negara Indonesia yang sangat kaya kandungan sumber air mineralnya bisa menjadi negara industri terkemuka. 
 
Selain itu juga ada aluminium, dan bauksit yang kerap diekspor secara glondongan. 
 
"Semua kekayaan alam ada tetapi kita sebagai bangsa bisa dikatakan sekarang ini kita tekor sebagai bangsa. Kita adalah bangsa yang rugi, yang hidup dari hutang dan yang menyedihkan banyak elite kita yang hidup dari hutang itu biasa dan baik-baik saja. Mata uang merosot terus. Kalau merosot itu tandanya kita tambah miskin," ujarnya.
 
"Kalau 1 dollar 10 ribu lima tahun yang lalu, sekarang 15 ribu. Artinya kita tambah miskin. Hasil kerja kita nilainya tidak sama. Kita bangsa yang tambah miskin. Tapi elite banyak yang merasa ini tidak penting untuk dibahas oleh rakyat kita," paparnya.
 
Oleh karena itu, Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu mengajak kepada seluruh bangsa dan rakyat Indonesia untuk bersama-sama menjaga dan mengelola sumber kekayaan alam untuk kemakmuran bersama. 
 
"Sehingga, apa yang di cita-citakan oleh para pendiri bangsa terhadap kemakmuran rakyat Indonesia bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di pelosok tanah air," tuturnya.
 
Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Abdullah Syam mengapresiasi kehadiran Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam rapat kerja nasional (Rakernas) LDII tahun 2018 di Pondok Pesantren (Ponpes) Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur. 
 
Dalam pidatonya, KH Abdullah Syam menjelaskan bahwa pada rakernas kali ini dihadiri oleh 1500 pengurus LDII dari seluruh Indonesia. 
 
Tak hanya itu, perwakilan pengurus LDII dari negara-negara sahabat juga tampak hadir, seperti dari Republik Demokratik Kongo dan juga dari Australia. Karena itu, KH Abdullah Syam juga meminta kesediaan Prabowo untuk menyampaikan isu-isu strategis yang dihadapi bangsa saat ini. 
 
"Rakernas LDII 2018 ini dihadiri oleh 1500 pengurus LDII seluruh Indonesia. Dan ada juga dari Kongo dan ada juga pengurus dari Australia. Pada kesempatan kali ini pengurus LDII siap mendengarkan pandangan bapak tentang tantangan permasalahan bangsa kedepan dan untuk memperluas wawasan para peserta rakernas dan untuk menjadi bekal di daerahnya masing-masing," kata KH Abdullah Syam dalam sambutannya dalam Rakernas LDII 2018 di Ponpes Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur.(yn)
tag: #prabowo-subianto  #prabowosandiaga  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING