Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Selasa, 11 Des 2018 - 17:19:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Tahun Depan, Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp1.634,3 Triliun

31Srimul.jpg.jpg
Menkeu, Sri Mulyani Indrawati (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan belanja pemerintah pusat pada 2019 akan mencapai Rp1.634.3 triliun.

"Tahun depan, alokasi belanja pemerintah pusat Rp1.634,3 triliun dan pemerintah daerah sebesar Rp855,45 triliun," kata Sri Mulyani seperti dikutip Antara, Selasa (11/12/2018).

Menkeu menyebutkan belanja pemerintah pusat yang sebesar Rp1.634,3 triliun tersebut terdiri dari belanja yang dialokasikan melalui kementerian/lembaga sebesar Rp855,4 triliun dan belanja nonkementerian/lembaga sebesar Rp778,9 triliun.

Sri Mulyani juga menyebutkan, alokasi anggaran tersebut ditentukan berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2018 tentang APBN 2019.

Sementara itu, mengenai realisasi APBN 2018, Menkeu menyebutkan hingga akhir November, posisi APBN 2018 sangat sehat.

"Defisit tercatat 1,95% dari PDB dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 2,59% dari PDB. Ini adalah yang terendah sejak tahun anggaran 2014," katanya.

Posisi APBN 2018 yang baik ini, lanjutr Menkeu, merupakan bekal yang cukup positif untuk memasuki pelaksanaan APBN 2019.

Terkait pendapatan negara dalam APBN 2019 ditetapkan sebesar Rp2.165,1 triliun yang terdiri atas penerimaan perpajakan Rp1.786 triliun dan penerimaan negara bukan pajak Rp378,3 triliun. (ahm)

tag: #apbn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...