Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Minggu, 23 Des 2018 - 09:30:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Kubu Prabowo-Sandi: Petahana Mulai Khawatir

93images (87).jpeg.jpeg
Koordinator juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Koordinator juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku bersyukur elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi semakin meroket.

Menurut Dahnil, pasangan Prabowo-Sandiaga tetap optimistis mampu mengungguli pasangan Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan.

"Angka yang menggembirakan bagi penantang dan itu angka yang sangat mengkhawatirkan bagi petahana," kata Dahnil di Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Diketahui, saat ini survei internal pasangan nomor urut 01 itu sama kuat dengan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yakni sama-sama 47 persen.

Terlebih, lanjut Dahnil, hasil survei internal per Desember menunjukkan pasangan penantang petahana ini elektabilitasnya sudah mencapai di angka 45 persen lebih.

Sementara, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang juga sebagai calon petahana cenderung angkanya stagnan.

"Ini signifikan sekali," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi mematok kemenangan 75 persen di Sulawesi Selatan pada Pilpres 2019.

"Perlu saya ingatkan bahwa di tahun 2014, Sulawesi Selatan kita menangkan dengan angka 71,3 persen, tapi saya harus ‘ngomong’ apa adanya, saat ini survei terakhir posisinya sama. Posisnya 47-47 (persen), sama, tapi saya tahu ini bapak ibu dan saudara semua belum bergerak," kata Jokowi dalam rapat koordinasi daerah (Rakorda) Tim Kampanye Daerah provinsi Sulawesi Selatan, di hotel Clarron Makassar, Sabtu (21/12/2018).

Jokowi kemudian bertanya kepada Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sulsel sekaligus Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) DPP Partai Golkar, Syamsul Bachri mengenai terget suara di provinsi tersebut.

"Pak Syamsul Bachri targetnya berapa sih di sini? Pak Ketua menyampaikan ini, kita dengarkan bersama ya, ini yang ‘ngomong’ Pak Ketua, 75 persen, saya catat, tapi kalau melihat hasil di 2014, itu bukan sesuatu yang tinggi, tinggi banget. Ini sesuatu yang wajar tapi perlu kerja keras kita," pinta Jokowi.

Mantan walikota Solo ini menilai bahwa target tersebut adalah hal yang wajar karena pada 2014, Jokowi-Jusuf Kalla mendapat suara 71,3 persen.

"Pasti saya yakin akan melebihi 71,3 persen, saya yakin, tapi sekali lagi sekarang ini dunia sudah berubah politik global, ekonomi global berubah," ungkap Jokowi. (plt)

tag: #pilpres-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar, Jazuli Juwaini: Indonesia Memerlukan "Working Pancasila" untuk Menjawab Tantangan Geopolitik Global

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 01 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Umum Pengurus Besar Mathla"ul Anwar sekaligus Anggota MPR/DPR RI, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum ...
Berita

KPK Diminta Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sejumlah pihak mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) untuk memeriksa Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dalam kasus dugaan suap perusahaan kargo ...