Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 02 Jan 2019 - 17:24:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Masih Terlalu Murah, BI Optimis Rupiah Menguat

52Perry Warjiyo.jpg.jpg
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo (Istimewa) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini masih terlalu murah.

“Meski masih terlalu murah, ruang penguatan untuk mata uang Garuda cukup terbuka, terutama karena berkuranganya potensi dana keluar setelah sinyalemen Bank Sentral AS Federal Reserve yang “memotong" perkiraan frekuensi kenaikan suku bunganya tahun ini,” kata Perry di Jakarta, Rabu (2/1/2018).

Pasalnya, pada akhir 2018, BI memperkirakan The Federal Reserve akan menaikkan suku bunganya menjadi hanya dua kali dari perkiraan sebelumnya sebanyak tiga kali tahun ini.

Selain itu, sebagai otoritas moneter, Perry berjanji akan mengoptimalkan langkah stabilisasi pasar tahun dengan berbagai instrumen seperti intervensi terukur, barter valas, maupun transaksi pasar domestik.

Tahun ini, BI optimistis defisit transaksi berjalan Indonesia akan menurun menjadi 2,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Siang tadi, nilai rupiah diperdagangkan sebesar Rp14.465 untuk satu dolar AS di pasar spot, atau melemah 19 poin dibanding saat pembukaan pasar Rabu pagi tadi. (ahm)

tag: #rupiah  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...