Bisnis
Oleh pamudji pada hari Kamis, 03 Jan 2019 - 07:16:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Rupiah Rontok,Anggaran Subsidi Meroket Jadi Rp153,5 Triliun

51ilustrasikilang.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pos belanja subsidi energi pada APBN 2018 meroket atau melonjak sebesar 162,4 persen. Lonjakan tersebut dipicu oleh rontoknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

Menteri Keuangan Sri Mulyan Indrawati mengatakan, subsidi energi pada 2018 terdampak oleh depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan kenaikan harga minyak dunia.

Realisasi subsidi energi sudah mencapai Rp153,5 triliun atau 162,4 persen dari pagu Rp94,5 triliun.

"Nilai tersebut terdiri atas atas subsidi BBM dan LPG Rp97 triliun atau 207 persen dari pagu Rp46,9 triliun, serta subsidi listrik Rp56,5 triliun atau 118,6 persen dari pagu Rp47,7 triliun," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers perkembangan APBN 2018 di Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Selain dipengaruhi oleh pergeseran asumsi makro nilai tukar dan harga ICP minyak, peningkatan subsidi energi juga terjadi akibat penyelesaian kurang bayar tahun sebelumnya. Faktor berikutnya adalah penyesuaian subsidi tetap solar dari Rp500 per liter menjadi Rp2000 per liter.

Sebelumnya diberitakan realisasi belanja negara dalam APBN 2018 telah mencapai Rp2.202,2 triliun atau 99,2 persen dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp2.220,7 triliun.

"Pelaksanaan belanja negara dapat dikatakan efektif dan efisien meski terdapat fluktuasi nilai tukar dan penanganan bencana alam di berbagai daerah," kata Sri Mulyani.(plt)

tag: #sri-mulyani  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...