Berita

Diprediksi LSI Tak Lolos Parlemen, Ini Kata PAN

Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 10 Jan 2019 - 12:52:06 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

3Yandri Susanto.jpg.jpg

Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Yandri Susanto tak ambil pusing dengan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA yang menyebut PAN tidak lolos ke DPR pada Pemilu 2019. Menurutnya, LSI memang tak pernah memprediksi partainya lolos ke Parlemen.

"Kalau LSI semenjak dunia ini ada memang gak pernah buat PAN lolos dari parlemen. Buka aja rekam jejaknya tapi selalu saja hasilnya meleset. LSI tidak pernah mensurvei PAN lebih dari 2 persen. Tapi hasilnya PAN lebih dari 7 persen setiap pemilu. Maka saya kira kedunguan LSI akan berlanjut, insya Allah PAN akan lolos dari 4 persen," kata Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Dirinya juga tak sependapat dengan LSI yang menyebut pengaruh dan pamor Amien Rais telah turun dan tidak mampu mendongkrak elektabilitas partai.

"Ya sekali lagi itu analisa yang salah. Ya namanya orang mungkin dipesan ya atau pun analisanya sudah agak dungu tadi ya mungkin selalu meleset. Saya kira dan kita gapapa itu pendapat dia itu biasa-biasa saja," tegasnya.

Selain itu, mengenai elektabilitas partainya setiap pemilu, Yandri mengatakan hampir semua lembaga survei, termasuk LSI Denny JA, menempatkan PAN pada angka sekitar 1,5-2 persen.

Sebelumnya, LSI Denny JA menyebut Amien Rais sebagai tokoh dan Ketua Dewan Kehormatan di PAN telah menurun. Partai itu pun dinilai harus mencari pendongkrak lain yang dapat menaikkan elektabilitas partai untuk Pemilihan Legislatif 2019. 

"Dari PAN meski pun pamor Amien Rais relatif redup tetapi masih ada figur-figur lain yang bisa dimunculkan yang bisa menambah pendongkrak untuk lolos (dari batas bawah minimal parlemen)," ujar peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di kantor LSI, Jakarta Timur, Selasa 8 Januarai lalu.

Dari survei LSI Denny JA yang dilakukan selama lima bulan berturut-turut, suara yang diperoleh PAN masih berada di bawah PKS dan PPP. Pada Agustus PAN memperoleh suara 1,4 persen, pada September sebanyak 1,5 persen, Oktober mendapat 1,9 persen, November mendapatkan 1,6 persen dan Desember hanya mendapatkan 1,8 persen. (ahm)

tag: #dpr  #partai-amanat-nasional  

Bagikan Berita ini :