Ragam

Kanker Darah:Penyebab,Gejala dan Cara Pengobatannya

Oleh Fitriani pada hari Kamis, 14 Feb 2019 - 17:09:54 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1550138994.jpg

Ani Yudhoyono (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Kabar Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dirawat di rumah sakit di Singapura menyedot perhatian publik Tanah Air. Publik semakin terkejut kala mengetahui Ani dirawat karena mengidap penyakit kanker darah. 

Apa itu kanker darah? Kanker darah merupakan kanker yang mempengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang dimana darah diproduksi. Sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka.

Jumlah sel darah yang ada dan beredar dalam tubuh mungkin normal atau berlebihan namun bentuk dan kemampuannya tidak sama dengan sel darah yang normal. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. 

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah, sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Kanker darah juga dapat dibagi berdasarkan sel darah putih yang mengalami produksi abnormal. Kanker darah yang melibatkan produksi abnormal dari sel darah putih mieloid dinamakan leukemia mielositik. Sedangkan, kanker darah yang melibatkan produksi abnormal dari sel darah putih limfosit dinamakan leukemia limfositik.

Cara Mendeteksi
Gejala yang terjadi pada kanker darah dapat berbeda-beda, bergantung pada jenis leukemia. Gejala klinis yang dapat terlihat pada pasien kanker darah adalah rasa lelah, pucat, nafsu makan yang turun atau hilang, nyeri tulang dan sendi, pembesaran pada kelenjar, hati atau limpa.

Selain itu, ciri-ciri kanker darah lainnya ialah manifestasi dari perdarahan seperti bintik-bintik atau mudahnya timbul lebam atau kebiruan pada kulit yang terkena benturan, mimisan atau perdarahan dari gusi.

Penyebab Kanker Darah
Penyebab pasti dari kegagalan memproduksi sel darah yang normal ini belum diketahui dengan jelas namun diduga disebabkan oleh virus. Selain itu, mutasi DNA dalam sel darah putih menyebebakan perubahan tindakan setiap sel. Perubahan lain dalam sel darah putih akibat faktor gen dan lingkungan juga dipercaya turut berperan memicu leukemia.

Gejala Kanker Darah
Gejala pada kanker darah dapat berbeda-beda, bergantung pada jenis leukemia. Gejala klinis yang dapat terlihat pada pasien kanker darah adalah rasa lelah, pucat, nafsu makan yang turun atau hilang, nyeri tulang dan sendi, pembesaran pada kelenjar, hati atau limpa.

Selain itu, ciri-ciri kanker darah lainnya ialah manifestasi dari perdarahan seperti bintik-bintik atau mudahnya timbul lebam atau kebiruan pada kulit yang terkena benturan, mimisan atau perdarahan dari gusi.

Cara Pengobatan
Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah, di antaranya:

Kemoterapi, kemoterapi merupakan pilihan terapi paling umum untuk kasus leukimia. Pengobatan kemoterapi menggunakan bahan-bahan kimia untuk membunuh sel-sel kanker darah.

Transplantasi sel induk atau stem cell, terapi ini mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh penderita sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini.(plt)
 

tag: #susilo-bambang-yudhoyono-sby  

Bagikan Berita ini :