Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 18 Feb 2019 - 16:49:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Nyerang Prabowo, Gerindra: Jokowi Panik Karena Elektabilitasnya Sudah Merah

tscom_news_photo_1550483393.jpg
Jokowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menanggapi serangan personal yang lancarkan petahanaJokowi kepada Prabowo Subianto di debat Capres, Minggu (17/2/2019).

Riza menilai, penerapan strategi menyerang itulantaranCapresnomor urut 01mulaipanik karenaelektabilitasnya yang tak kunjung membaik.

Diketahui, dalam debat yang digelar di Hotel Sultan malam tadi,Jokowi dianggapmenyerang personal Prabowo saat menyinggung soalkepemilikan lahan ratusan hektare milik Prabowodi Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

"Jadi yang pertama memang kami sudah memperkirakan bahwa Pak Jokowi akan menyerang, karenapetahana (Jokowi) elektabilitasnya tidak di atas 70% dan tidak naik-naik, ini fakta, bukan kuning itu, tapi sudah merah,memang harus hati-hati," kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/2/2019).

Tetapi, menurut Riza, apa yang dilakukan Jokowi dengan menyerang personal Prabowo, dengan maksud mempermalukan apalagi mempersalahkan Prabowo sebagai sesuatu yang salah.

"(Karena) Orang Indonesia itu tidak bisa dengan cara seperti itu, apalagi orang Jawa," katanya. (Alf)

tag: #pilpres-2019  #jokowi  #prabowo-subianto  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TB Hasanuddin Sambut Baik Putusan MK soal Sisa Kuota Internet Tak Hangus, Minta Operator Segera Menyesuaikan Layanan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 24 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn.) TB Hasanuddin, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan operator seluler menyediakan pilihan layanan ...
Berita

Dugaan Penipuan Investasi Batu Bara, Robby Salim, Brendo Julio Rusli Wong dan PT Mandiri Bara Sukses Dilaporkan ke Polisi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Korban investasi, Nur Istanti, melaporkan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan terkait investasi perdagangan batu bara yang menyebabkan kerugian hingga ...