Bisnis

Pemerintah Minta UKM Manfaatkan Kecanggihan Teknologi

Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 13 Mar 2019 - 17:10:39 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1552471839.jpeg

Produk UKM (Sumber foto : Istimewa)

SOLO (TEROPONGSENAYAN) -- Pemerintah meminta usaha kecil dan menengah (UKM) lebih profesional dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti aplikasi Keuangan Digital (Kendi).

Hal ini diutarakan Deputi Mandiri Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Victoria Boru Simanungkalit di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kendi di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (13/3/2019).

"Dengan keberadaan Kendi ini harapannya bisnis UKM makin profesional. Dalam hal ini UKM dididik untuk mampu membuat pembukuan sendiri sehingga bisa menjadi dasar pengajuan kredit di bank," kata dia.

Melalui kerja sama ini, lanjut Victoria, pemerintah ingin mendorong UKM di Indonesia makin profesional serta membuat kualitas SDM yang dimiliki juga semakin meningkat seiring pemanfaatan teknologi.

"Dengan begitu mereka lebih cepat merespons, mengevaluasi, dan mengantisipasi persaingan bisnis global yang sekarang sangat disruptif. Oleh karena itu, kami memperkuat SDM UKM agar makin ramah teknologi," katanya.

Senada dengan Victoria, Sekretaris Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Devi Rimayanti mengatakan teknologi memang sangat bermanfaat buat para UKM. Pemerintah pun terus berupaya mencari aplikasi yang mudah dimengerti oleh mereka.

"Selama ini kan android sudah ramah dengan mereka, ayo pergunakan untuk usaha mereka. Cari aplikasi yang mudah digunakan oleh mereka sehingga akhirnya UKM ini bisa tertib pembukuan sehingga dapat diketahui kemajuan usahanya," katanya.

Sementara itu, Chief Technology Officer Kendi, Pandu Sastrowardoyo mengatakan selama ini UKM mengalami kesulitan untuk mendapatkan tambahan modal lewat perbankan maupun pemberi pinjaman lainnya.

Pandu mengklaim Kendi membuat UKM tidak harus membuat laporan keuangan sendiri karena aplikasi ini dapat langsung membuatkan laporan keuangan dengan lengkap untuk kegiatan transaksi, laporan laba rugi, manajemen inventorisasi, dan piutang.

"Dengan begitu pemberi pinjaman dapat melihat data secara jelas sehingga kepercayaan antara UMKM dan lender dapat terbangun," pungkasnya. (ahm)

tag: #kementerian-koperasi-dan-ukm  

Bagikan Berita ini :