Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 15 Mar 2019 - 17:02:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Rommy Terjaring OTT KPK, Mahfud MD: Semua Hanya Masalah Waktu

tscom_news_photo_1552644933.jpg
Mahfud MD (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD ikut mengomentari operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang pagi tadi berhasil menciduk Ketua Umum PPPRomahurmuziy alias Rommy.

Melalui cuitannya diTwitter @mohmahfudmd,Mahfudmenggunakan bahasa Inggris dengan menyertakan judul sertalinkberita daring tentang penangkapan Rommy.

"Ketum PPP Romahurmuziy Ditangkap KPK dan Langsung Menuju Jakarta - ASUMSI --As I told you at that night, in Darmawangsa Hotel: everything is matter of time.!," tulis Mahfud.

Jika diartikan, bunyi cuitan Mahfud adalah "Seperti saya katakan malam itu di Hotel Dharmawangsa: semuanya hanya masalah waktu," cuit Mahfud.Belum diketahui persis apa maksud cuitan Mahfud tersebut.

Namun, Mahfud tercatat pernah berselisih dengan Rommy soal penetapan Cawapres pendamping Jokowi.Saat itu, Mahfud mengaku diberitahu Romahurmuziy bahwa namanya sudah final akan dideklarasikan menjadi cawapres Jokowi.

Mahfud juga mengaku diminta pihak istana mengukur kemeja putih untuk digunakan dalam deklarasi cawapres.

Namun, pada saat pengumuman justru nama Ma"ruf Amin yang ditetapkan sebagai cawapres.

Sejatinya terkait penetapan Ma"ruf sebagai cawapres, Mahfud mengaku legawa.Namun, Romahurmuziy di kemudian hari menyatakan di media, tidak pernah menginformasikan kepada Mahfud bahwa namanya sudah final.

Romahurmuziy juga menanyakan siapa yang meminta Mahfud mengukur kemeja putih untuk digunakan saat deklarasi cawapres. Hal ini pun membuat Mahfud tersinggung.

Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TVone, Agustus 2018, Mahfud berbicara lantang meminta Romahurmuziy tidak main-main dengannya. Di acara itu, Mahfud juga menekankan dirinya ikut memburu Setya Novanto yang memiliki kasus korupsi.

"Mas, anda ini kok ngomongnya beda waktu ketemu saya, jangan main-mainlah. Dulu Setya Novanto punya kasus korupsi, dia senyum-senyum saja, dia bilang dilindungi oleh presiden. Lalu saya tanya melalui Pak Pratikno, apa betul presiden melindungi Setya Novanto. Pak Pratikno bilang presiden netral dalam kasus hukum. Lalu saya buru Novanto, masuk bui. Jadi, jangan main-main, karena saya tahu catatan-catatan semua calon itu," ujar Mahfud di ILC kala itu. (Alf)

tag: #kpk  #mahfudmd  #ppp  #romi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ahmad Basarah Sarankan Pemerintah Tunda Penerapan Normal Baru di Sektor Pendidikan

Oleh windarto
pada hari Senin, 01 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyarankan pemerintah untuk menunda pemberlakukan normal baru pada lembaga pendidikan setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ...
Berita

Imbas Corona, KPU Sebut Pilkada Serentak 2020 Butuh Dana Tambahan Rp 535 Miliar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 diperkirakan bakal menambah anggaran hingga Rp 535 miliar. Konisioner KPU Viryan Aziz mengatakan kalau tambahan anggaran ...