Berita
Oleh ferdiansyah pada hari Sabtu, 13 Apr 2019 - 07:52:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Didukung Ulama, Fitnah Prabowo Dirikan Khilafah Terbantah

tscom_news_photo_1555116761.jpg
Capres Prabowo Subianto (Sumber foto : ist)

SURABAYA (TEROPONGSENAYAN)--Calon Presiden Prabowo Subianto menegaskan, mendapat dukungan dari ulama, kiai dan habaib. Dukungan ini sekaligus membantah fitnah bahwa Prabowo akan menjadikan Indonesia negara khilafah.

Sebaliknya, kata dia, para tokoh agama tersebut menitipkan pesan untuk memjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal itu dikatakan Prabowo dalam Pidato Kebangsaan di Dyandra Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (12/4/2019) dengan tema "Indonesia Menang Bersama Tim Prabowo-Sandi".

Sejumlah ulama dan kiai hadir dalam Pidato Kebangsaa tersebut. Di antaranya cucu salah satu pendiri NU, KH Hasyim Asy"ari, Irfan Yusuf Hakim dan Gus Adib putra Saifuddin Zuhri.

Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih) dan Muhammad Wafi Maimoen (Gus Wafi), keduanya merupakan putra Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan KH Maimoen Zubair.

Prabowo mengatakan dukungan para kiai, ulama dan habaib menjadi jawaban atas fitnah yang menyebut dirinya akan menjadikan Indonesia sebagai negara khilafah.

"Para ulama, kiai, habaib, mereka nitip pesan kepada saya agar selalu berjuang menjaga NKRI. Masa ia, orang seperti Rocky Gerung mau mendirikan khilafah," kata Prabowo.

Tak hanya menitipkan NKRI, para ulama, kiai, dan habaib juga menekankan bahwa Islam di Indonesia adalah Islam yang rahmatan lil alamin. Islam yang membawa manfaat bagi seluruh umat manusia.

"Tidak ada kiai-kiai mengajarkan kebencian. Selalu kedamaian dan kerukunan. Mereka yang mengajarkan kepada saya konsep Islam Rahmatan Lil lamin. Islam yang akan melindungi semua. Karena itu kami juga prihatin kalau ada ulama kita yang diusik dan diancam," kata Prabowo.(plt)

tag: #prabowo-subianto  #pilpres-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Advokat Muda Ini Desak Pemprov DKI Jakarta Ubah Pengecualian SIKM

Oleh Bachtiar
pada hari Sabtu, 06 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sejumlah kalangan advokat mengaku resah dengan kebijakan SIKM yang tertuang dalam surat edaran dari pemerintah provinsi DKI Jakarta yang ditandatangani Sekda Pemprov DKI ...
Berita

Indonesia Belum Siap Terapkan E-voting Pilkada 2020

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang akan digelar pada 9 Desember 2020 dinilai belum saatnya menggunakan sistem pemilihan elektronik atau e-voting untuk ...