Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 20 Okt 2020 - 12:07:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Jelang Demonstrasi Di Depan Istana, Massa Aksi Unjuk Rasa Akan Longmarch Dari Salemba

tscom_news_photo_1603170460.JPG
Kondisi Jalan Veteran Jelang Aksi Demontrasi di Depan Istana (Sumber foto : Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Siang Ini Buruh yang tergabung dalam Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) akan melakukan demonstrasi, Selasa (20/10/2020) hari ini.

Massa akan berkumpul di kawasan depan Kampus UI Salemba lalu kemudian melakukan longmarch ke dekat Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Ketua KASBI, Nining Elitos, mengatakan massa buruh akan mulai berkumpul dan melakukan aksi longmarch mulai pukul 10.30 WIB.

"Pukul 10.30 WIB kita kumpul, lalu long Marc dari UI Salemba kemudian ke Istana Negara," kata Nining melalui pesan singkat kepada Teropong Senayan, Selasa (20/10/2020).

Nining menyatakan kalau tuntutan buruh masih tetap sama mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi membatalkan Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker).

"Tuntutannya batalkan Omnibus, mendesak dikeluarkannya Perppu," ungkapnya.

Selain dari kalangam buruh, sebanyak lima ribu mahasiswa dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) diprediksi akan kembali demonstrasi di depan Istana Negara.

Koordinator Aliansi BEM SI, Remy Hastian menyatakan ribuan mahasiswa ini datang dari seluruh Indonesia dan menuntut Presiden Jokowi untuk membatalkan UU Cipta Kerja melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undangan (Perppu).

"Aksi akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 13.00 WIB dengan estimasi massa aksi sebanyak 5.000 mahasiswa dari seluruh Indonesia," kata Remy, Senin (19/10/2020).

Mahasiswa juga menyayangkan sikap pemerintah yang menutup mata dan justru menantang masyarakat ke dalam pengadilan judicial review di Mahkamah Konstitusi.

BEM SI mengecam tindakan pemerintah yang berusaha mengintervensi gerakan dan suara rakyat yang menolak UU Cipta Kerja.

"Juga mengecam berbagai tindakan represif aparatur negara terhadap seluruh massa aksi," tegasnya.

Adapun terkait aksi hari ini, Remy mengimbau seluruh massa aksi untuk membekali diri dengan masker, face shield, hand sanitizer, dan obat-obatan pribadi mengingat demonstrasi akan dilakukan saat pandemi covid-19.

Diketahui, DPR dan pemerintah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi undang-undang dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan pada Senin (5/10/2020) lalu.

tag: #demonstrasi  #buruh  #mahasiswa  #uu-cipta-kerja  #unjuk-rasa  #bem-si  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Politisi Ini Kritisi Pembangunan Jalan Asal-asalan di Lampung

Oleh La Aswan
pada hari Selasa, 22 Jun 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-Politisi Golkar, Tony Eka Chandra menyatakan sejumlah proyek provinsi Lampung perlu dievaluasi. Salah satunya, yang ia kritisi adalah proyek Rp 5,7 miliar berupa jalan poros ...
Berita

Mantan Sesjamdatun Chaerul Amir Tak Terkait Kasus Hukum antara Sherly Kuganda

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mantan Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Chaerul Amir menjelaskan bahwa permasalahan hukum antara Sherly Kuganda bersama kuasa ...