Berita
Oleh untung ss pada hari Rabu, 04 Feb 2015 - 07:22:23 WIB
Bagikan Berita ini :

Puan: Jokowi Tetap Sebagai Petugas Partai PDI Perjuangan

58puan1.jpg
Puan Maharani (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Meski Joko Widodo sekarang sudah menjadi bosnya di kabinet, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani tetap menganggap bahwa mantan walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu tetap sebagai petugas partai.

"Yang jelas PDI Perjuangan masih bersama Jokowi dan Jokowi masih pertugas partai, kader partai," kata Puan Maharani saat ditanya wartawan di DPR terkait posisi Joko Widodo yang dikabarkan makin jauh dengan PDI Perjuangan saat ini.

Dia meyakinkan bahwa PDI Perjuangan masih bersama-sama dengan Joko Widodo. Demikian juga Joko Widodo, sehingga tetap ada komunikasi dan lancar-lancar saja. "Sampai sekarang PDI-P dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat) tetap bersama Jokowi," katanya.

Kalau pun ada anggota atau kader PDI Perjuagan yang kritis terhadap kebijakan Joko Widodo, seperti beberapa kali terlontar kritik tajam dari anggota DPR dari PDI Perjuangan Effendi Simbolon, menurut Puan itu wajar-wajar saja di alam demokrasi seperti saat ini.

"Kritik itu bagian dari demokrasi sekaligus untuk mengawal dan mengingatkan pemerintah agar bisa jalankan program-program nawacita presiden Jokowi," katanya.(ss)

tag: #petugas partai  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sari Harap Kapolri Dukung Suksesnya PEN Melalui Politik Anggaran untuk Mandalika

Oleh Bachtiar
pada hari Rabu, 16 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, berharap Kapolri aktif terlibat dalam menyukseskan Program Ekonomi Nasional (PEN), sebagai upaya pemerintah untuk mengatasi dampak ...
Berita

Berpotensi Multitafsir, ICJR Khawatirkan Penambahan Pasal di Revisi UU ITE, Pasal Berapa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Sejumlah pihak mengkhawatirkan adanya multitafsir terkait rencana pemerintah menambah pasal 45C dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor ...