Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 25 Apr 2019 - 18:22:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Survei C1 Versi Kampus UKRI: Jokowi 35,9% Prabowo 62,2%

tscom_news_photo_1556191366.jpg
Jokowi-Ma'ruf Amin Vs Prabowo-Sandiaga Uno (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Lembaga Afiliasi Penelitian dan Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) kembali merilis hasil penghitungan suara Pilpres 2019,berdasarkan survei form C1.

Hasilnya, paslon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Unodisebut unggul 62,20 persen, sedangkan paslon nomor 01Jokowi-Ma"ruf Amin35,90 persen.

Hasil survei tersebut berdasarkan penelitian form C1 dari 8.000 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 34 provinsi.

Metode penelitiannya menggunakanmulti stage random samplingdengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

"(C1 plano) yang paling banyak masuk ke kami dari wilayah barat. Hasilnya penelitiannya 62,20 persen untuk pasangan 02 dan 35,90 untuk pasangan 01," kata Ketua LPPM sekaligus perwakilan Lapitek UKRI Rochmanijar Setiadi, di Kampus UKRI, Kota Bandung, Kamis (25/4/2019).

Jika di jumlah, total prosentase kedua paslon tidak 100 persen, melainkan 98,10 persen. Sisanya disebut sebagai prosentase suara tidak sah.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pasangan Jokowi-Ma"ruf unggul di 11 provinsi seperti Bali, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur dan Sulawesi Utara. Sementara Prabowo-Sandi unggul 23 provinsi.

Dia juga mengatakan, C1 plano yang didapat sebagai sampling penelitian merupakan hasil laporan dari relawan yang disebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu sebagian besar C1 yang diterima berasal dari Indonesia Barat melihat jumlah pemilih cukup banyak.

"Kami lebih banyak mengambil C1 Plano dari wilayah barat karena jumlah pemilih cukup banyak," ucap Rochmanijar.

Pihaknya menjelaskan penelitian atau survei yang dilakukannya ini digelar untuk ketiga kalinya. Mulai survei elektabilitas,exit pollhingga berdasarkan C1 plano. (Alf)

tag: #prabowosandiaga  #pilpres-2019  #jokowimaruf-amin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ahmad Basarah Sarankan Pemerintah Tunda Penerapan Normal Baru di Sektor Pendidikan

Oleh windarto
pada hari Senin, 01 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyarankan pemerintah untuk menunda pemberlakukan normal baru pada lembaga pendidikan setelah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ...
Berita

Imbas Corona, KPU Sebut Pilkada Serentak 2020 Butuh Dana Tambahan Rp 535 Miliar

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 diperkirakan bakal menambah anggaran hingga Rp 535 miliar. Konisioner KPU Viryan Aziz mengatakan kalau tambahan anggaran ...