KPU Mau Bikin e-Rekapitulasi, Ini Saran Mardani

Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 05 Jul 2019 - 15:26:45 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1562315205.jpg

Komisi Pemilihan Umum (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai, rekapitulasi elektronik (e-Rekapitulasi) bisa dipertimbangkan sebagai alternatif metode Pemilu yang lebih efisien dan murah. 

Menurut Mardani, e-Rekapitulasi akan menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan dalam Pilkada 2020 dengan berbagai catatan penting.

"Saya setuju KPU mau buat terobosan e-rekapitulasi ini. Tapi sebelumnya, saya menyarankan sebaiknya kita evaluasi secara menyeluruh dulu pemilu serentak 2019 yang baru berlangsung ini," kata Mardani di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Politisi PKS ini mengatakan dalam masa sidang ini Komisi II DPR akan segera menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan lembaga penyelenggara Pemilu. 

"Insya Allah Komisi II sudah mengagendakan bertemu dengan KPU, Bawaslu dan DKPP," kata pria asli Betawi ini.

Lebih lanjut terkait e-Rekapitulasi yang di usulkan KPU, Mardani pun memberikan beberapa catatan serius terhadap kebijakan ini.

Pertama, Mardanai minta KPU memastikan teknologinya robust atau tangguh, aman, tidak mudah rusak, tidak mudah di-hack, dan juga mudah digunakan.

Kedua, sebelum digunakan sebaiknya dilakukan uji publik dan sosialisasi terhadap pilihan teknologi yang dikembangkan. "Audit publik lebih baik lagi," jelasnya.

Ketiga, teknologi yang digunakan adalah teknologi buatan anak bangsa sendiri dengan tenaga ahli sepenuhnya dari SDM dalam negeri. 

"Jangan beli dari luar. Bukan cuma soal nasionalisme, tapi sangat penting untuk aspek keamanan data dan kedaulatan bangsa," ujarnya.

Keempat, menurut Mardani, harus diuji coba sejak awal sehingga DPR dan Pemerintah perlu segera melakukan revisi UU Pemilu, karena mendesak untuk dievaluasi dan diperbaiki.

"Kepada seluruh lembaga penyelenggara Pemilu pentingnya evaluasi pemilu secara menyeluruh agar pemimpin yang terpilih benar-benar representasi kehendak rakyat sebagai simbol kedaulatan rakyat," tegasnya. (ahm)

tag: #kpu  #dpr  

Bagikan Berita ini :