Bamsoet Siap Buktikan Klaim Dukungan 460 DPD di Munas

Oleh Jihan Nadia pada hari Minggu, 28 Jul 2019 - 20:03:48 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1564319028.jpg

Bamsoet (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengklaim telah mengantongi dukungan 460 DPD untuk maju sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Golkar. 

Bamsoet pun menegaskan, dirinya siap membuktikan klaim tersebut di musyawarah nasional (munas) Golkar.

"Terkait dukungan, kita sudah 460 lebih (DPD) dan masih (terus) mengalir. Sama kira-kira angkanya dengan Pak Airlangga. Nanti tinggal pembuktiannya secara bebas di lapangan Munas lah," kata Bamsoet usai menghadiri acara Rapimnas II Soksi 2019 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Bamsoet mempertanyakan waktu pelaksanaan munas, rapat pleno dan rapimnas Partai Golkar. 

Dalam rapimnas, lanjut Bamsoet, akan terlihat pertanggungjawaban Airlangga dalam mengelola partai berlambang pohon beringin serta pencapaian Partai Golkar selama Airlangga memimpin.

"Sekarang yang dibutuhkan adalah kapan kita munasnya, kapan kita plenonya, kapan kita mempersiapkan rapimnasnya sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan partai dan hasil yang sudah dicapai oleh partai dalam pemilu kemarin," ucap Bamsoet.

Bamsoet menuturkan ukuran berhasil atau tidaknya sebuah partai nampak pada hasil perolehan suara di pemilu. Evaluasi terkait perolehan suara di Pileg 2019, tambah Bamsoet, diperlukan agar Golkar dapat berlaga dengan prima di Pemilu 2019.

"Karena ukuran berhasil atau tidaknya partai politik adalah di pemilu. Kita semua sudah bekerja keras, itulah hasilnya yang kita capai. Yang terpenting adalah apa hambatan-hambatan yang kita hadapi, kendalanya apa, lalu kita carikan jalan keluarnya untuk 2024," tutur Bamsoet.

Masih kata Bamsoet, salah satu hal yang menghambat keberhasilan Golkar adalah berkurangnya perolehan suara saat Pileg. Bamsoet juga menyinggung soal kurangnya jumlah saksi dari partainya saat pemungutan suara di TPS.

"Agar peristiwa yang membuat suara Golkar berkurang, bisa kita atasi jauh-jauh hari. Misalnya soal konsolidasi dan koordinasi terkait dengan saksi-saksi Partai Golkar atau saksi-saksi di setiap TPS-TPS. Karena hampir sebagian daerah tidak ada saksi Partai Golkar," ujar Bamsoet.

"Lalu bagaimana agar tidak terulang kembali? Pendistribusian uang saksi yang pusat janjikan kepada daerah, itu evaluasi penting untuk menjaga agar suara Golkar tidak turun lagi di pemilu mendatang," tandas Bamsoet. (Alf)

tag: #bamsoet  #partai-golkar  

Bagikan Berita ini :