Berita

DPR: Potong Rantai Pelanggaran HAM Terhadap Disabilitas

Oleh mandra pradipta pada hari Jumat, 09 Agu 2019 - 09:51:17 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1565319077.jpg

Anggota Komisi IX DPR RI Nova Riyanti Yusuf (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi IX DPR RI Nova Riyanti Yusuf menegaskan, sudah saatnya negara hadir dan menghentikan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap kaum disabilitas. Caranya dengan memberikan pelayanan publik yang baik.

"Kita memotong rantai pelanggaran Hak Asasi Manusia terhadap orang-orang penyadang disabilitas, di antaranya lewat public service," kata Nova di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Nova yang juga Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis ini memaparkan, isu disabilitas harus ditangani oleh multi sektoral. Minimal, kata dia, oleh tiga lembaga negara di antaranya Kementerian Sosial, Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, serta Kementerian Dalam Negeri.
 
"Kemenakertrans sudah pasti harus masuk, kedua Kemensos, ketiga Kemendagri. Minimal tiga itu harus ikut dalam RUU Pengawasan Ketenagakerjaan yang bisa berpihak pada aspek-aspek disabilitas, supaya bisa termaktub di dalam RUU tersebut," ujar politisi Fraksi Partai Demokrat itu.

Dia juga menyampaikan, alokasi anggaran bagi penyadang disabilitas merupakan aspek pendukung yang penting.  Saat ini alokasi anggaran bagi penyadang cacat terpusatkan pada satu kementerian saja, yaitu Kemensos, di Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyadang Disabilitas. 

Pada 2018, pemerintah hanya mengalokasikan 0,014 persen anggaran nasional untuk isu disabilitas. Yaitu sebesar Rp 323 miliar dari total anggaran nasional Rp 2.400 triliun. 

"Para pemangku kepentingan harus punya komitmen kuat dari aspek regulasi, anggaran, dan pengawasan demi menghentikan diskriminasi pada kaum disabilitas," tuturnya.(plt)

tag: #komisi-ix  

Bagikan Berita ini :