Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Jumat, 09 Agu 2019 - 15:24:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Poin Penting untuk Percepatan Transformasi Ekonomi Indonesia

tscom_news_photo_1565339057.jpg
Gubernur BI, Perry Warjiyo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan ada tiga poin yang penting untuk melakukan percepatan transformasi ekonomi nasional.

Tiga poin penting tersebut adalah optimistis, bauran kebijakan (policy mix) dan sinergi. Jika ketiganya dijalankan, Perry pun percaya transformasi ekonomi Indonesia akan berjalan.

"Kalau kita kompak, sinergi, gotong royong, dan keroyokan, Insya Allah transformasi ekonomi kita akan berjalan," kata dia di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Apalagi, Perry memandang ekonomi nasional yang akan tumbuh melambat saat awal pemerintahan, akan bergerak lebih cepat akibat adanya transformasi ekonomi selama hampir lima tahun terakhir.

Perry menyampaikan, tahun ini laju pertumbuhan ekonomi mungkin sedikit di bawah 5,2 persen akan tetapi tahun depan pihaknya optimistis mampu menyentuh 5,3 persen.

Dia pun memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mampu menembus angka 6 persen.

"Inflasi akan ke arah 3,0 persen karena confident 2,0 persen dan income per kapita bisa mendekati 6.000 dolar. Saya kira itu yang kita lakukan biar optimis di Bank Indonesia," ujarnya.

Untuk itu, BI, dikatakan Perry akan melakukan bauran kebijakan guna mencapai stabilitas harga dan mendukung stabilitas sistem keuangan di dalam negeri. (ahm)

tag: #bank-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...