Bisnis
Oleh pamudji pada hari Senin, 12 Agu 2019 - 12:26:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Survei BI Sebut Harga Pasar Primer Properti Melambat

tscom_news_photo_1565587603.jpeg
Ilustrasi properti (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia mengindikasikan perlambatan kenaikan harga properti residensial di pasar primer pada kuartal dua 2019. Hal ini tercermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal dua 2019 yang tumbuh 0,20 persen (qtq) atau melambat dibandingkan 0,49 persen (qtq) pada kuartal sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan melambatnya kenaikan harga properti residensial terjadi pada semua tipe rumah.

“Kenaikan harga rumah diperkirakan meningkat pada kuartal tiga 2019 sebesar 0,76 persen (qtq),” ujarnya dalam keterangannya tulis Senin (12/8/2019).

Onny menjelaskan volume penjualan properti residensial pada kuartal dua 2019 tercatat mengalami kontraksi pertumbuhan -15,90 persen (qtq) atau lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada kuartal sebelumnya sebesar 23,77 persen (qtq). Penurunan penjualan properti residensial disebabkan oleh penurunan penjualan pada rumah tipe kecil dan rumah tipe menengah.

"Responden bilang beberapa faktor yang menyebabkan penurunan penjualan adalah melemahnya daya beli, suku bunga KPR yang cukup tinggi dan tingginya harga rumah,” ucapnya.

Hasil survei juga menunjukkan pembiayaan pembangunan properti residensial oleh pengembang terutama bersumber dari non perbankan. Hal ini tercermin pada pembiayaan pembangunan yang bersumber dari dana internal pengembang yang mencapai 60,57 persen.

"Sisi konsumen pembelian properti residensial sebagian besar masih menggunakan fasilitas KPR sebagai sumber pembiayaan utama,” ucapnya.(plt)

tag: #bank-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...