Bisnis
Oleh ferdiansyah pada hari Selasa, 20 Agu 2019 - 09:29:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Ekonom: Kartu Prakerja Jokowi Bisa Picu Kecemburuan Sosial

tscom_news_photo_1566268199.jpeg
Kartu Prakerja (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Program Kartu Prakerja yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa salah sasaran karena tidak ada data valid tentang status pekerjaan warga. Jika ini terjadi, maka program tersebut justru akan memicu kecemburuan sosial.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics anda Finance (Indef), Indef Tauhid Ahmad mengatakan, data yang dimiliki pemerintah saat ini tidak valid karena hanya berupa sampel. Oleh karenanya tidak bisa dijadikan data acuan untuk menerbitkan kartu prakerja.

"Siapa yang paling berhak mendapatkan kartu prakerja? Pertama, tidak ada database siapa yang berhak, kalau misalnya kartu miskin kartu KIP itu ada database. Databasenya jelas by name by address. Tapi kartu Prakerja ini belum ada. Data ketenagakerjaan kita melalui Statistik Ketenagakerjaan Nasional itu hanya sampel, tidak by name tidak by address," ujar Tauhid Ahmad, di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Menurut Tauhid, program kartu prakerja berpotensi salah sasaran dan tidak sesuai dengan yang berhak. Bahkan, kata dia, kartu prakerja dapat menumbuhkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat bilamana pada pengaplikasiannya tidak melalui data valid.

"Sehingga siapa yang berhak kartu prakerja itu masih belum jelas. Ketika pemerintah mengadakan kartu prakerja tanpa ada database yang kuat, bisa salah sasaran, bisa ada kecemburuan, bisa ada miss alokasi dan bisa ada miss targeting," ujar Tauhid. (plt)

tag: #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...