Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Rabu, 28 Agu 2019 - 17:48:41 WIB
Bagikan Berita ini :

BI Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan

tscom_news_photo_1566989321.jpg
Bank Indonesia (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan seperti kebanyakan negara di dunia, Indonesia juga turut menurunkan suku bunga acuan.

“Sebelumnya BI juga telah menurunkan suku bunga acuan,” kata Destri di Jakarta, Rabu (28/8/2019)

Ya, berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Agustus 2019 lalu, BI memutuskan untuk menurunkan lagi BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen dari sebelumnya 5,75 persen.

Selain itu, suku bunga Deposit Facility juga turun sebesar 25 bps menjadi sebesar 4,75 persen, dan suku bunga Lending Facility turun sebesar 25 bps menjadi 6,25 persen.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan ada tiga hal yang membuat BI menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,5 persen.

"Rendahnya perkiraan inflasi hingga tahun 2020, menjadi salah satu alasan turunnya suku bunga acuan," kata Perry Warjiyo.

Kedua, adanya kepercayaan imbal dari hasil investasi masih akan menarik meski pun suku bunga acuan BI turun.

Terakhir, adanya peningkatan penyaluran kredit oleh pihak perbankan di mana diharapkan bisa mendorong percepatan perekonomian nasional.

tag: #bank-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...